Kerusakan Ruas Kuala Kurun-Palangka Raya, Dewan Kalteng Siap Memfasilitasi Masyarakat dan Perusahaan

- Jurnalis

Rabu, 10 Agustus 2022 - 04:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalteng Natalia

Anggota DPRD Kalteng Natalia

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Kerusakan ruas antara Kuala Kurun dan Palangka Raya yang tak kunjung diperbaiki memicu protes warga. Padahal, ruas penghubung antara Kabupaten Gunung Mas dan Kota Palangka Raya ini sangat vital bagi arus barang dan jasa dari kedua daerah tersebut.

Warga menilai bahwa penyebab utama kerusakan ruas tersebut adalah berseliwerannya truk-truk pengangkut kelapa sawit dan batubara milik Perusahaan Besar Swasta (PBS).

Terkait hal ini warga Gunung Mas berencana menggelar aksi damai di gedung DPRD Kalteng. Hal ini terkait perbaikan kerusakan ruas jalan Kuala Kurun – Palangka Raya.

Saat dimintai tanggapannya, anggota DPRD Kalteng, Natalia mengatakan, aksi itu kembali akan dilakukan karena buntut dari ketidak puasan masyarakat Gumas atas penanganan ruas jalan Kuala Kurun – Palangka Raya, sebab hingga saat ini masih ada beberapa titik yang masih mengalami kerusakan.

Baca Juga :  Sengketa Batas Wilayah Kalteng-Kalsel: Nasib Warga Desa Dambung dan Ancaman Hak Konstitusional

“Kami sudah menerima surat dari aliansi masyarakat Gumas terkait dengan PBS yang melewati jalan negara, tujuannya supaya bisa difasilitasi oleh dewan untuk bertemu dengan perusahaan yang sebelumnya telah menyetujui konsorsium,” kata Natalia kepada 1tulah.com, Rabu (10/8/2022).

Natalia menjelaskan, atas dasar itu pihaknya siap memfasilitasi serta akan melakukan pertemuan bersama dengan aliansi masyarakat Gumas, beserta unsur legislatif, eksekutif, dan instansi terkait lainnya guna membahas persoalan tersebut.

Baca Juga :  Heboh Video Gibran Dikasih Kopi Biar Gak Ngantuk, Sindir Balik Materi Stand Up Pandji?

“Kami melihat keinginan masyarakat untuk mengetahui kejelasan dari persoalan ini sangat bagus, terlebih mengenai penggunaan jalan negara. Sebab, yang menjadi keresahan masyarakat yaitu penggunaan jalan negara oleh PBS itu sendiri,” ujarnya.

Natalia mengungkapkan saat ini telah dianggarkan terkait dengan perbaikan jalan tersebut. Tapi pihaknya sangat menyayangkan, apabila terus dilalui kendaraan PBS dengan tonase melebihi kapasitas, tentu anggaran pemeliharaan juga akan membengkak.

“Masyarakat meminta solusi terhadap persoalan tersebut. Maka dari itu kita akan memfasilitasi hal itu agar dapat menemui kesepakatan yang dapat di terima oleh semua pihak,”ujarnya. (Ingkit)

 

Berita Terkait

Ditemukan Serpihan di Puncak Bulusaraung, Benarkah Milik Pesawat ATR 42-500 yang Hilang?
KPK Duga Mantan Sekjen Kemenaker Terima Dana Miliaran dari Pemerasan RPTKA
KPK Duga Sejumlah Dana Haji Mengalir ke Pengurus PBNU
Heboh Video Gibran Dikasih Kopi Biar Gak Ngantuk, Sindir Balik Materi Stand Up Pandji?
Sentimen Positif China Dongkrak Harga Batu Bara Global, Bursa Newcastle dan Rotterdam Hijau
Viral Pagi, Lupa Sore: Jebakan Algoritma yang Mengubah Cara Kita Berpikir
Apa Itu VPN? Mengenal Cara Kerja, Manfaat, dan Panduan Aman Menggunakannya
Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia vs Data Kemiskinan Bank Dunia 2025: Sebuah Kontradiksi Nyata?
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:25 WIB

Ditemukan Serpihan di Puncak Bulusaraung, Benarkah Milik Pesawat ATR 42-500 yang Hilang?

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:03 WIB

KPK Duga Mantan Sekjen Kemenaker Terima Dana Miliaran dari Pemerasan RPTKA

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:01 WIB

KPK Duga Sejumlah Dana Haji Mengalir ke Pengurus PBNU

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:39 WIB

Heboh Video Gibran Dikasih Kopi Biar Gak Ngantuk, Sindir Balik Materi Stand Up Pandji?

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:37 WIB

Viral Pagi, Lupa Sore: Jebakan Algoritma yang Mengubah Cara Kita Berpikir

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:48 WIB

Apa Itu VPN? Mengenal Cara Kerja, Manfaat, dan Panduan Aman Menggunakannya

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:06 WIB

Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia vs Data Kemiskinan Bank Dunia 2025: Sebuah Kontradiksi Nyata?

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:11 WIB

Waspada! YLBHI Ungkap Dampak Buruk RUU Propaganda Asing Bagi Jurnalis & LSM

Berita Terbaru

Ilustrasi Gedung KPK.

Berita

KPK Duga Sejumlah Dana Haji Mengalir ke Pengurus PBNU

Sabtu, 17 Jan 2026 - 19:01 WIB