Julianto Eka Putra; Pemuda Multi Telenta Ini Terjerat Kasus Kekerasan Seksual, Kok bisa ya?

- Jurnalis

Kamis, 7 Juli 2022 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendiri SMA Selamat Pagi Indonesia Julianto Eka Putra saat diundang program Kick Andy pada 2017 silam.foto tangkapan layar tv

Pendiri SMA Selamat Pagi Indonesia Julianto Eka Putra saat diundang program Kick Andy pada 2017 silam.foto tangkapan layar tv

1TULAH.COM-Nama Julianto Eka Putra mendadak banyak diperbincangkan warganet.Pemuda multi talenta yang juga sosok pendiri SMA Selamat Pagi Indonesia (SMA SPI) Kota Batu, Malang ini, ditetapkan sebagai tersangka kasus kekerarasan seksual.

Kok bisa yah pemuda yang hidupnya penuh dengan kesuksesan ini melakukan perbuatan nista?

Kasus pelecehan seksual yang menimpa pelajar di SMA Selamat Pagi Indonesia (SMA SPI), Kota Batu, Malang kini membuka babak baru. Adapun sosok JE yang kini statusnya menjadi sosok terdakwa diduga adalah sosok pendiri sekolah tersebut yakni Julianto Eka Putra.

Identitas Julianto sebagai sosok JE kembali mencuat saat dua perempuan yang mengaku sebagai korban pelecehan SMA SPI tersebut buka suara melalui podcast yang dibawakan oleh Deddy Corbuzier pada Rabu (6/7/2022). Meski statusnya telah ditetapkan sebagai tersangka, tapi pada Februari 2022 lalu JE masih belum ditahan.

Lantas, siapakah sosok Julianto Eka Putra tersebut? Berikut profil dari Julianto Eka Putra

Pendiri SMA Selamat Pagi Indonesia

Julianto Eka Putra adalah seorang pebisnis sekaligus motivator yang mencanangkan ide untuk mendirikan sebuah sekolah tingkat SMA yang menaungi anak-anak kurang mampu dan yatim piatu.

Baca Juga :  KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

Sekolah yang didirikan oleh sosok Julianto tersebut tidak memungut biaya sepeser pun, sehingga peserta didik bisa ikut belajar secara cuma-cuma.

Julianto mendirikan sekolah tersebut dengan konsep entrepreneurship atau kewirausahaan, lantaran dirinya juga memiliki segudang jam terbang dalam berwirausaha.

Menjadi seorang motivator

Julainto Eka Putra juga berprofesi sebagai seorang motivator dan banyak mengisi di berbagai seminar motivasi.

Dirinya juga pernah dinilai sebagai sosok inspiratif saat tengah menerima penghargaan Kick Andy Heroes 2018.

Jadi pebisnis

Perumusan konsep SMA SPI sebagai sebuah SMA yang mencetak para wirausahawan tersebut juga tak terlepas dari perjalanan karier Julianto sebagai seorang pebisnis.

Julianto tergabung dalam sebuah jejaring bisnis bernama HDI. Melalui jejaring bisnis tersebut, Julianto juga banyak mencangkan program-program kewirausahaan pada siswa SMA SPI guna mempersiapkan para pebisnis muda yang mandiri.

Pengalamannya dijadikan film

Baca Juga :  MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Perjalanan hidup Julianto juga pernah diangkat menjadi film layar lebar.

Pada tahun 2018, yakni tahun yang sama Julianto menerima penghargaan Kick Andy’s Heroes 2018, HDI menerima tawaran oleh rumah produksi film untuk mengangkat kisah hidup inspiratif ke layar lebar.

Melalui kerjasama rumah produksi film tersebut dengan HDI, kisah hidup Julianto dan beberapa murid berprestasi SMA SPI diangkat menjadi film berjudul Say I Love You.

Film tersebut disutradarai oleh Faozan Rizal dan dibintangi oleh beberapa pemeran film dalam negeri ternama yakni Alvaro Maldini, Dinda Hauw, Rachel Amanda, Verdi Solaiman, Teuku Ryzki, Shenina Cinnamon, Ashilla Zee, Yosie Tristanto, dan Olga Lydia.

Tak berhenti di situ, kisah sepak terjang Julianto mendirikan SMA SPI kembali diangkat ke layar lebar dengan film sekuel berjudul Anak Garuda yang rilis pada 16 Januari 2020.

Demikian profil soal siapa Julianto Eka Putra alias JE yang jadi terdakwa kasus kekerasan seksual di SMA Selamat Pagi Indonesia. (Dikutip dari suara.com)

 

 

Berita Terkait

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun
Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara
Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng
Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem
Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan
Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng
Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Berita Terbaru

Berita

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:30 WIB