Stabilitas Harga Komoditas Karet di Tingkat Petani Perlu Dipertahankan

- Jurnalis

Senin, 23 Mei 2022 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalteng, Henry M Yoseph menyampaikan usulan warga desa Tumbang Masao, di Kabupaten Murung Raya. Foto: Dok/1tulah.com

Anggota DPRD Kalteng, Henry M Yoseph menyampaikan usulan warga desa Tumbang Masao, di Kabupaten Murung Raya. Foto: Dok/1tulah.com

1tulah.com, PALANGKA RAYA–Komoditas karet merupakan salah satu andalan yang dapat menggenjot perekonmian Kalteng. Sektor ini harus selalu mendapat dukungan dari pemerintah, dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, khususnya dalam hal stabilitas harga yang sering kali menjadi permasalahan serius di tingkat petani.

Anggota DPRD Kalteng, Henry M Yoseph mengatakan keberadaan petani karet di Bumi Tambun Bungai tergolong cukup banyak. Oleh karena itu ia berharap peran pemerintah untuk dapat menjaga kestabilan harga komoditas karet, supaya roda perekonomian masyarakat petani karet bisa terus atau semakin meningkat.

“Sangat diharapkan pemerintah bisa memfasilitasi dalam menyetabilkan harga komoditas karet, karena dari informasinya, sempat terjadi penurunan meski tidak signifikan. Jangan sampai harganya itu semakin drop seperti dulu. Kasian petani kita jika hal itu sampai terjadi,” kata Henry kepada 1tulah.com di Palangka Raya, Minggu (22/5/2022).

Baca Juga :  Kabut Asap Kalteng Makin Pekat, DPRD Minta Dana Darurat Segera Dicairkan!

Henry menerangkan, normal bahkan kenaikan harga getah karet, menjadi sesuatu yang diharapkan petani karet terutama di Kalteng agar mereka bisa tetap mendapat keuntungan dengan harga yang stabil.

“Harga getah karet kisaran Rp 10 ribu – Rp 13 ribu per kilo gram itu menjadi harapan masyarakat. Dengan harga yang stabil, diatas Rp 10 ribu, menjadi barometer ‘cukup mapan’ bagi petani karet lokal. Kalau harganya lebih rendah bahkan merosot sangat jauh, pastinya masyarakat akan enggan untuk memanen hasil kebunnya,” jelas Henry.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Minta Perda Karhutla Dicabut, Organisasi Sabang Merah Borneo Minta Solusi Konkret

Ia menilai, apabila pemerintah tidak dapat membantu masyarakat dalam menyetabilkan harga getah karet tersebut, maka akan berdampak buruk yang tidak hanya dirasakan oleh masyarakat tapi juga daerah.

“Bisa saja masyarakat itu beralih profesi sebagai penambang emas tanpa izin, agar bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mulai dari kebutuhan makan, pengobatan, hingga biaya sekolah. Hal ini tentu juga akan merugikan bagi daerah,” tandasnya.(Ingkit)

 

Berita Terkait

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran
Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul
Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47
Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim
DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga
Temui Presiden Prabowo, Panglima Jilah Bawa Aspirasi Masyarakat Adat Dayak
Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU
Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:22 WIB

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:23 WIB

DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Banggar DPRD Kalteng dan TAPD Sepakati Tambahan Bagi Hasil Kab/Kota Rp186,71 Miliar di APBD 2027

Berita Terbaru

Ilustrasi KPK. (KPK)

Berita

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:22 WIB