1tulah.com, BUNTOK-Tim Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tahun 2021 yang dibentuk oleh DPRD Barito Selatan, berencana meminta perpanjangan waktu dikarenakan masih adanya sejumlah permasalahan yang belum sempat dievaluasi.
“Sebenarnya masa kerja Pansus berakhirnya pada tanggal 19 Mei 2022 mendatang, tapi dikarenakan masih banyaknya permasalahan di sejumlah dinas yang harus dievaluasi, maka dari itu, kami sudah mengajukan permohonan untuk meminta perpanjangan waktu,” ujar Ketua Pansus LKPj Bupati di DPRD Jarliansyah kepada 1tulah.com di Buntok, Rabu (11/5/2022).
Ia menjelaskan, dengan adanya perpanjangan cuti bersama lebaran 1 Syawal 1443 Hijriah selama satu minggu, menyebabkan waktu yang dibutuhkan oleh Pansus LKPj untuk melakukan evaluasi terhadap beberapa permasalahan di sejumlah dinas menjadi tidak cukup, sehingga perlu adanya penambahan waktu untuk menyelesaikannya.
“Apalagi permasalahan – permasalahan itu adalah hal yang prioritas dan menyangkut kepentingan masyarakat banyak,” ucapnya.
Politisi PDI Perjuangan ini kemudian membeberkan sejumlah masalah yang harus segera dibereskan oleh Pansus, yaitu persoalan pelayanan dan pembangunan infrastruktur kesehatan di Kecamatan Dusun Utara, mekanisme pendataan dan pelaksanaan bedah rumah di beberapa kecamatan di Dapil III, serta sejumlah masalah lainnnya menyangkut pendidikan dan pertanian.
“Kita tidak hanya akan mengevaluasi masalah infrastruktur, tapi juga yang berkaitan dengan pelayanan publik,” katanya.
Untuk itu, lanjutnya, masih ada beberapa instansi yang akan dipanggil untuk mempertanyakan masalah data, maupun ada beberapa yang harus dikejar ke lapangan.
Sementara itu, lanjutnya, terkait persoalan sejumlah proyek infrastruktur Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setempat pada Tahun 2021 yang mengalami putus kontrak, meskipun sudah mendapatkan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan tetap dilakukan evaluasi datanya bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) setempat, guna mengetahui sumber dana Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp71 miliar lebih.
“Supaya kita tahu darimana saja sumber dana SILPA itu. Walaupun dijelaskan bahwa sebagian dana itu merupakan termasuk pengembalian dari sepuluh pekerjaan yang dihentikan itu. Cuma mungkin kan masih ada dari dana-dana lain yang masih belum kami tahu,” kata Jarliansyah. (Alifansyah)

![Perjalanan Cinta Roberto Carlos: Punya 11 Anak dari 7 Wanita Berbeda dan Menikah 4 Kali [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/bantah-mualaf-360x200.jpg)






















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

