Malahayati dan Cut Nyak Dhien, Dua Pahlawan Perempuan yang Menginspirasi

- Jurnalis

Jumat, 4 Maret 2022 - 06:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deknong Kemalawati

Deknong Kemalawati

Ada dua tokoh perempuan asal Aceh, yang berhasil menginspirasi dan mengangkat imajinasi. Mereka adalah Laksamana Malahayati dan Cut Nyak Dhien. Dua tokoh hebat yang beda zaman ini telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

Hal itu dinyatakan sastrawan dan penulis Deknong Kemalawati dalam Webinar di Jakarta, Kamis (3/3), yang diadakan oleh Perkumpulan Penulis Indonesia, SATUPENA. Pemandu diskusi itu adalah Swary Utami Dewi dan Anick HT.

Menurut Kemalawati, Laksamana Malahayati bukanlah tokoh imajinatif, tetapi nyata adanya. Ia hidup di Aceh akhir abad ke-16 sampai awal abad ke-17. Informasi keberadaannya dan kehebatannya ditemukan dari laporan orang-orang Eropa yang pernah bertemu dengannya.

“Saksi matanya adalah John Davis. Ia pelaut Inggris yang jadi nakhoda kapal Belanda di bawah pimpinan De Houtman bersaudara, yang singgah di Aceh dan bertemu langsung dengan Malahayati. John Davis memberikan banyak informasi tentang kehebatan Laksamana Malahayati,” jelas Kemalawati.

Sedangkan Cut Nyak Dhien lahir pada 1848 di kampung Lam Padang Peukan Bada, Aceh Besar. Suami pertamanya Teuku Ibrahim Lamnga syahid dalam peperangan melawan Belanda. Suami keduanya Teuku Umar Johan Pahlawan juga syahid ditembak serdadu Belanda.

“Dendamnya pada ‘kaphe’ Belanda membuatnya melanjutkan memimpin perlawanan terhadap Belanda. Cut Nyak Dhien tak pernah menyerah, meski ia secara materi dan kekuatan fisik sudah kalah. Ia sosok yang tangguh dan memegang teguh pendirian,” lanjut Kemalawati.

Kisah Cut Nyak Dhien juga telah difilmkan. Film itu di produseri oleh pengusaha Aceh yang seniman, Alwin Abdullah, dan disutradarai oleh Erros Jarot. Pemeran utamanya adalah aktris senior pemenang piala Citra, Christine Hakim, dan Slamet Rahardjo Jarot.

Penulis : Deknong Kemalawati

Berita Terkait

Kepercayaan dan Fakta: Jejak Balak Mengungkap Sisi Lain Hutan dan Masyarakatnya
Memasuki Tahapan Pilkada Barito Utara 2024 Perkuat Netralitas ASN
Berikut Tanda-tanda Yang Terjadi 40 Hari Sebelum Meninggal Dalam Al Quran
Sejarah Seleksi Masuk PTN; SKASU hingga SBMPTN, Manakah yang Paling Berkeadilan
IKN Menuju Masa Depan Industri 4.0, Ini yang Harus Dipersiapkan
Pelaksanaan Kepemiluan yang Unik
Menumbuhkan Literasi dengan Membaca Karya Sastra, Emang Bisa….
Terbaru, Intip Persyaratan dan Cara Pembuatan Paspor secara Online serta Biaya

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 09:11 WIB

Kepercayaan dan Fakta: Jejak Balak Mengungkap Sisi Lain Hutan dan Masyarakatnya

Jumat, 31 Mei 2024 - 06:38 WIB

Memasuki Tahapan Pilkada Barito Utara 2024 Perkuat Netralitas ASN

Minggu, 28 Januari 2024 - 17:42 WIB

Berikut Tanda-tanda Yang Terjadi 40 Hari Sebelum Meninggal Dalam Al Quran

Kamis, 25 Mei 2023 - 09:23 WIB

Sejarah Seleksi Masuk PTN; SKASU hingga SBMPTN, Manakah yang Paling Berkeadilan

Minggu, 7 Mei 2023 - 10:25 WIB

IKN Menuju Masa Depan Industri 4.0, Ini yang Harus Dipersiapkan

Sabtu, 18 Maret 2023 - 18:08 WIB

Pelaksanaan Kepemiluan yang Unik

Sabtu, 28 Januari 2023 - 13:38 WIB

Menumbuhkan Literasi dengan Membaca Karya Sastra, Emang Bisa….

Kamis, 6 Oktober 2022 - 07:54 WIB

Terbaru, Intip Persyaratan dan Cara Pembuatan Paspor secara Online serta Biaya

Berita Terbaru

Anggota DPRD Barito Utara, Riza Faisal.foto.dok.1tulah.com

Muara Teweh

Anggota DPRD Barut ini Ajak Masyarakat Tertib Berlalulintas

Jumat, 19 Jul 2024 - 07:03 WIB

Wakil Ketua DPRD I, H Parmana Setiawan,Foto.dok.1tulah.com

Muara Teweh

Waket Parmana Setiawan Minta Jauhi Judol Biar Hidup Tenang

Jumat, 19 Jul 2024 - 06:51 WIB

Entertainment

Kabar Duka! Suami Jennifer Coppen, Dali Wassink Meninggal Dunia

Kamis, 18 Jul 2024 - 18:11 WIB