Piala AFF U-23 2022 Segera bergulir, Kondisi Timnas Justru Buruk

- Jurnalis

Kamis, 10 Februari 2022 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas U-23 saat berlatih Senin (7/2) petang WITA. Foto.  Youtube PSSI.

Timnas U-23 saat berlatih Senin (7/2) petang WITA. Foto. Youtube PSSI.

1tulah.com– Kejuaraan Piala AFF U-23 2022  tinggal menghitung hari, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan justru melontarkan hal mengejutkan. Orang nomor satu di PSSI itu mengatakan, skuad Timnas Indonesia U-23 dalam kondisi buruk jelang bergulirnya Piala AFF U-23 2022.

Malalh kata dia, bukan cuma pemain, Iriawan menyebut kondisi Pelatih Shin Tae-yong juga kurang fit.

Piala AFF U-23 2022 dijadwalkan berlangsung di Kamboja pada 14-28 Februari. Menurut jadwal, skuad Garuda Muda akan terbang ke Kamboja menggunakan pesawat carteran, Jumat (11/2/2022) siang WIB.

Jelang keberangkatan Iriawan mengatakan hanya ada sekitar 24 pemain yang siap tanding. Adapun rencananya sebanyak 28 pemain bakal diboyong ke Kamboja.

Baca Juga :  Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

“List yang ada kan 28 ya, sekarang sudah siap itu ada 22-24. Sisanya masih ada sedikit masalah,” kata Iriawan saat ditemui di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, di kutip dari suara.com (jaringan media 1tulah.com), Kamis (10/2/2022).

“Jadi Insya Allah sebelum kick-off pertama, mudah-mudahan 20 pemain sudah oke ya. Jadi, kalaupun nanti skuad 24, masih sisa empat, 20 tetap bisa main,” terangnya.

Iriawan menyebut masih menunggu hasil tes PCR yang dilakukan kepada pemain dan staf pelatih pagi ini, Kamis (10/2/2022).

“Besok hasilnya (tes PCR), termasuk pelatih, jadi kita tunggu ya. Misalkan nanti pelati ada (positif) ya tetap kita akan berangkat, kan ada asisten,” terang Iriawan.

Baca Juga :  KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

“Nanti bisa melihat rekaman dari TV. Sama juga kemarin pelatih Persib juga tidak hadir, bisa asistennya. Saya pikir itu tidak jadi hambatan, kita tunggu hasil PCR-nya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Shin Tae-yong mengatakan sedang tidak enak badan. Oleh sebab itu, ia sendiri tidak bisa memastikan siapa saja yang bakal berangkat ke Kamboja.

“Jadi saya sendiri juga sedang tak enak badan. Jadi bagaimana belum bisa dijelaskan,” ujar Shin Tae-yong terpisah.

 

Berita Terkait

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun
Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara
Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng
Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem
Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan
Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng
Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Berita Terbaru

Berita

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:30 WIB