1tulah.com, PALANGKA RAYA-Memasuki musim pancaroba atau pergantian dari musim penghujan ke musim panas, jumlah penderita deman berdarah dengue (DBD) melonjak.
Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan 1tulah.com dari laporan Kepala Dinas Kesehatan Kalteng dr Suyuti ke Gubernur Kalteng disebutkan jumlah pasien DBD selama Januari 2021 sebanyak 15 orang, dengan dua pasien meninggal dunia.
“Berdasarkan data sistem kewaspadaan dini (SKD) Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, terdapat trend kenaikan jumlah pasien demam berdarah pada bulan Januari 2022 sebanyak 15 orang dengan angka kematian sebanyak dua orang (Case Fatality Rate 13,3 %), jauh di atas batas toleransi < 1%,” kata Kadiskes Kalteng dr Suyuti, Rabu (2/2/2022).
Ia menyebutkan, langkah-langkah yang telah diambil adalah meminta dinkes kabupaten dan kota untuk melakukan penggerakan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk dan promosi untuk menjaga kebersihan lingkunga serta menyediakan tempat tidur, obat dan persediaan darah yang mencukupi untuk mengantisipasi pasien demam berdarah.
Sementara itu, tren kenaikan kasus DBD pada Januari 2022 ini menambah tugas berat bagi petugas dan tenaga kesehatan, sebab tren ini seiring pula dengan kenaikan kasus Covid-19 varian Omicron di sejumlah kabupaten/kota di Kalteng.
“Semoga saja pemerintah dari tingkat provinsi hingga kabupaten, dapat singgap menyikapi tren kenaikan DBD dan Covid-19 yang hampir bersamaan ini,”tukas Yudi salah seorang petugas kesehatan di RSUD dr Doris Sylvanus.


![Raffi Ahmad sakit [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/rafi-sakit-360x200.jpg)




















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)


