Puluhan Mobil Dinas Setda Barito Utara Terbengkalai Jadi Barang Rongsokan

- Jurnalis

Kamis, 20 Januari 2022 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Mobil-mobil dinas ini sudah tak berbentuk. malah aa ditanami rumput dan sampai sekarang amsih menumpuk di Kantor belakang Setda Barito Utara.Fotografer : Delia/1tulah.com

Foto : Mobil-mobil dinas ini sudah tak berbentuk. malah aa ditanami rumput dan sampai sekarang amsih menumpuk di Kantor belakang Setda Barito Utara.Fotografer : Delia/1tulah.com

1tulah.com, MUARA TEWEH– Puluhan mobil dinas (mobdin) terbengkalai di belakang Kantor Sekteratis Daerah (Setda) Barito Utara, Kalimantan Tengah. Sebagian mobil nampak sudah usang dan tidak memiliki onderdil lengkap hinga menjadi barang rongsokan.

Pantauan media ini di Setda Barito Utara, sedikitnya 20 unit mobil berbagai jenis dan merek diparkir di dalam gudang dan halaman belakang. Di antaranya merek Ford, Triton, Innova. Mitsubshi, Avansa dan Daihatsu. Mobil-mobil itu mulai dari jenis multi purpose vehicle (MPV), Bus hingga pikap.

Pemandangan seperti ini juga sama terlihat di Kantor Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD.  Ada beberapa unit mobil rongsokan dan puluhan sepeda motor terparkir. Hal yang dilihat ini cukup mengganggu, karena sudah ada bertahun-tahun dan belum juga dilakukan lelang.

Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Barito Utara, Roosmadianur, saat ditemui di ruang kerjanya mebenarkan, puluhan mobil rongsokan di gudang dan halaman Setda merupakan mobil inventaris milik Setda yang dikelola Bagian Umum.

Baca Juga :  Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?

“Semua mobil rusak yang akan diusulkan lelang. Tapi terkendala tim penilai dari KPKNL belum bisa ke sini. Semua mobilaset milik Setda dan semua data ada di BPKA (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset),” ujar Rosmadianur kepada 1tulah.com,Kamis (20/01) siang.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah BPKA Kabupaten Barito Utara, Pardos Tigor, mengatakan, Barito Utara belum mempunyai pejabat penilai pemerintah.

“Itu ada di KPKNL. Mereka yang memiliki legalitas untuk menilai aset-aset termasuk kendaraan. Apakah barang tersebut bernilai wajar sebagai nilai dasar untuk lelang,” kata dia.

Pemkab Barito Utara, tambah dia, menerima pemberitahuan lisan, tahun ini tim penilai dari Palangka Raya akan turun ke Muara Teweh.

Baca Juga :  SE Mendagri Nomor 400.5/8545/SJ: Pemda Wajib Awasi Dapur Gizi di Daerah!

Dia tak menampik, jumlah kendaraan dinas yang tak bisa lagi dioperasikan jauh lebih banyak, karena ada pada setiap organisasi perangkat daerah. Salah satu alasan kendaraan dinas dikandangkan lantaran kondisi rusak berat.

Dia merinci secara umum syarat kendaraan dinas bisa dilelang antara lain, usia minimum tujuh tahun.
Ada kendaraan pengganti, kondisi rusak berat dan biaya perbaikan ditaksir lebih murah
dan boleh di bawah tujuh tahun, tetapi nilai sisa 30 persen.

“Nanti sebelum masuk ke proses pelelangan, kami verifikasi dahulu data pendukung kendaraan. Misalnya STNK dan BPKB. Sebelum masuk proses lelang, tim penilai barang harus turun mengecek kondisi fisik. Tim ini belum sempat ke Muara Teweh, kendati permohonan sudah dilayangkan dari beberapa tahun lalu,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta
Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar
Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?
Situasi Keamanan Arab Saudi Memanas, Jadwal Piala Asia 2027 Terancam Diundur
Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!
Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono
Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat
Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 14:44 WIB

Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 13:04 WIB

Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Selasa, 3 November 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?

Senin, 2 November 2026 - 18:32 WIB

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Minggu, 1 November 2026 - 10:47 WIB

Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Berita Terbaru