400 Desa di Kalteng Belum Tersentuh Listrik, 27 Ada di Barito Utara

- Jurnalis

Selasa, 18 Januari 2022 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Anggota DPR-RI Willy M Yoseph (baju putih) foto bersama Wakil Bupati Sugianto P Putra dan pejabat lingkup Pemkab Barut usai pertemuan. Foto. Deni./1tulah.com.

Foto : Anggota DPR-RI Willy M Yoseph (baju putih) foto bersama Wakil Bupati Sugianto P Putra dan pejabat lingkup Pemkab Barut usai pertemuan. Foto. Deni./1tulah.com.

1tulah.com, MUARA TEWEH– Memiliki lumbung energi ternyata belum tentu bisa merdeka dari masalah kelistrikan. Buktinya di Kalimantan Tengah masih banyak terdapat desa yang belum menikmati listrik.

Anggota Komisi VII DPR-RI  Willy M Yoseph bahkan menilai, listriknisasi di Kalimantan Tengah masih tertinggal. Malah dari 34 provinsi, Kalteng berada di peringkat bawah setelah Papua.

Untuk di Kalteng, kata dia, desa belum tersentuh listrik terbanyak di Kabupaten Murung Raya, di susul Lamandau peringakat kedua dan Kapuas serta Seyuran. Di Barito Utara juga masih ada sebanyak 27 desa belum tersentuh listrik.

“Kalau di Barito Utara sudah lumayan, tetapi masih ada terdapat puluhan desa yang juga belum tersentuh listrik. Kalau disuatu wilayah atau desa belum tersentuh listrik PLN, berarti negara belum hadir. Padahal harusnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia disitu,”  kata Politisi PDI Perjuangan Dapil Kateng ini.

Karenanya, mantan Bupati dua periode di Murung Raya ini mendorong PLN cepat melakukan pemasangan jaringan dan rasio elektrifikasi, sehingga ratusan desa di Kalteng termasuk di Barito Utara bisa teraliri listrik.

Baca Juga :  Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Menurut dia, listrik merupakan kebutuhan utama di zaman now. Tidak ada listrik tidak ada kebahagiaan. Sehari saja tak ada listrik, kita seperti mundur 50 tahun.

Lagi tambahnya, ada dua masalah pembangunan yang mesti dipercepat di Kalteng. Selain listrik juga komunikasi. Untuk kelistrikan, butuh dana Rp2 Triliun.

“Saya nilai itu kecil, karena kita ingin rakyat jadi cerdas, bahagia, dan sejahtera. Saya bicarakan masalah listrik dengan GM PLN Kalselteng, Dirjen, dan Menteri ESDM ,” jelas putra kelahiran Puruk Cahu ini.

Saat pertemuannya dengan pejabat lingkup Pemkab Barito Utara, Willy sempat mendengarkan paparan dari Wakil Bupati Sugianto Panala Putra, Sekda Muhlis, Wakil Ketua DPRD Sastra Jaya, anggota DPRD Henny Rosgiaty Rusli, anggota DPRD Sunario, dan manajer PLN (Persero) ULP atau Unit Layanan Pelanggan Muara Teweh Sesen, serta dari pejabat lingkup Pemkab Barut tentang kondisi terkini kelistrikan di Barito Utara.

Dalam paparan PLN ULP Muara Teweh, tercatat sebanyak 27 desa atau 23 persen dari total desa dan kelurahan di Barito Utara belum teraliri listrik.
Adapun Desa-desa yang belum teraliri listrik meliputi, di Kecamatan Gunung Purei tujuh desa.
Di Kecamatan Lahei empat desa, Kecamatan Teweh Baru satu desa, Kecamatan Teweh Selatan satu desa dan di Kecamatan Teweh Timur sembilan desa.

Baca Juga :  Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Sekda Barito Utara, Muchlis mengatakan, meski ada 27 desa yang belum tersentuh listrik, namun secara rasio presentase warga mendapat saluran listrik di Barito Utara mencapai 90 persen.

terpisah, Manajer PLN ULP Muara Teweh Sesen menjelaskan, dua kendala yakni akses jalan dan pembebasan jalan (row) sebagai penghambat percepatan pembangunan listrik di Barito. “Kita terpaksa harus angkut material ewat jalur sungai,” kata Sesen.

Sementara itu Anggota DPRD Barito Utara Henny Rosgiaty Rusli menyebutkan, listrik memang menjadi masalah. Tetapi respon dari masyarakat yang merelakan lahannya dilewati jaringan listrik sangat positif. “Di Lahei Barat, masyarakat sudah kerja bakti lebih dahulu, sebelum jaringan PLN masuk,” kata dia.

 

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, PAMA dan PT Suprabari Santuni Anak Yatim serta Dhuafa
Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:33 WIB

Wujud Kepedulian Sosial, PAMA dan PT Suprabari Santuni Anak Yatim serta Dhuafa

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Berita Terbaru