1tulah.com,PALANGKARAYA-Masalah anak putus sekolah dan tidak bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi di Provinsi Kalteng ini harus disikapi serius oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng. Jangan hanya diserahkan ke pemerintah kabupaten/kota atau pemerintah pusat dalam mencariakan solusinya.
Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati meminta kepada pemerintah agar terus mendorong pemenuhan pendidikan di Kalteng. Dalam hal ini, pemerintah perlu memikirkan solusi, khususnya bagi generasi muda di provinsi ini, supaya bisa mendapatkan pendidikan lebih layak, terutama untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruam tinggi.
“Memberikan hak untuk generasi muda agar bisa mendapatkan pendidikan yang layak itu merupakan kewajiban pemerintah, perlu ada solusi dari pemerintah supaya tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah, bahkan tidak mampu melanjutkan pendidikannya dan ini harus diperjuangkan,” kata Sekretaris Komisi III DPRD Klateng Kuwu Senilawati kepada 1tulah.com di Palangka Raya, Sabtu (15/01).
Ia menjelaskan pemenuhan jenjang pendidikan bagi generasi penerus merupakan suatu hak yang wajib diberikan pemerintah.Pasalnya, selama ini ada banyak anak-anak yang putus sekolah, bahkan tidak mampu melanjutkan pendidikannya karena terkendala masalah perekonomian.
Selain itu, lanjutnya, untuk dapat mendorong pemenuhan pendidikan bagi generasi penerus, diharapkan semua jenjang kepemerintahan dan seluruh elemen, harus menjadikan persoalan pendidikan menjadi hal utama yang diperhatikan.
Dalam hal ini Pemprov Kalteng melalui Dinas Pendidikan Kalteng jangan hanya diam, harus benar-benar memprogramkannya.
“Sehingga solusi dari permasalahan pendidikan di Kalteng, tidak hanya dibebankan pada pusat atau pemerintah daerah saja,” tukas Politisi dari Partai Gerindra ini.
Di sisi lain, katanya, pemerintah provinsi maupun kabupaten atau kota bersama investor, harus konsisten dan lebih bersinergi dengan menyiapkan beasiswa kepada anak-anak yang terpaksa putus sekolah karena persoalan ekonomi. Kemudian membantu anak-anak kurang mampu namun berprestasi, agar dapat menyelesaikan pendidikannya ketingkat yang lebih tinggi.
“Pendidikan merupakan unsur penting dalam membangun SDM bangsa. Semakin banyak generasi muda yang mendapatkan pendidikan layak, maka roda pembangunan akan semakin berkembang. Namun, yang harus diingat juga bagi yang sudah dibantu, apabila sudah menyelesaikan pendidikan harus kembali dan berkontribusi bagi daerah masing-masing,” bebernya.(Adi)


![Raffi Ahmad sakit [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/rafi-sakit-360x200.jpg)




















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)


