DPRD Minta Pembangunan Jembatan Sikan-Tumpung Laung Dikaji Ulang

- Jurnalis

Senin, 13 September 2021 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, MUARA TEWEH –Insiden berkali-kali tiang jembatan penyebrangan Sikan-Tumpung Laung di tabrak tongkang angkutan batubara membuat banyak pihak bicara, tak terkecuali para anggota DPRD Barito Utara. Umumnya, mereka meminta kajian ulang pembangunan jembatan di Kelurahan Tumpung Lalung.

Ketua komisi lll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Barito Utara, H.Tajeri, Senin (13/9/2021) mengatakan, berdasarkan keterangan dari warga masyarakat sekitar, bahwa tiang pancang jembatan khususnya pada malam hari penerangannya sangat minim sehingga insiden tongkang tabrak tiang jembatan itu terjadi kembali.

“Hal seperti ini wajib untuk dibuatkan rambu–rambunya, karena mengingat pekerjaan pembangunan ini sangat penting dan menggunakan uang negara,” ujar H.Tajeri.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Sanksi Pidana Pembakar Lahan: 4 Korporasi di Kalbar Mulai Diselidiki

Dia juga berharap, kepada dinas maupun instansi terkait, bisa memasang rambu-rambu atau tanda-tanda, agar pada malam hari dapat terlihat jelas, seperti kejadian sebelumnya hal tersebut sudah kita minta pasangkan rambu rambu dan sejenisnya.

“Saya sebagai wakil rakyat mempertanyakan apakah sebelum membangun, analisa berkaitan dengan lokasi sudah tepat atau belum, mengingat lokasi di DAS Barito arus yang cukup kuat dan Desas,” kata Tajeri.

Karena membangun sebuah jembatan penyeberangan sungai barito memerlukan biaya yang sangat besar, sementara pembangunan jembatan tersebut baru sesi tahap awal dengan anggaran biaya berkisar Rp 25 Miliar, dan kontrak tahun jamak ( Multiyears) yang berakhir Tahun 2022 bulan Februari mendatang.

Baca Juga :  KPK Ungkap Orang Tua Bayar Rp650 Juta agar Anak Masuk FK Unsoed

“Saya berharap perlu adanya evaluasi kembali, dimana tiang pancang yang diprediksi aman bagi perusahaan yang menabrak tiang tersebut tentunya harus berurusan dengan pihak kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut dengan besar harapan semoga peristiwa ini tidak terulang sampai ke 4 kalinya,” pungkasnya.(*)

Reporter : Tim Redaksi

 

 

Berita Terkait

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran
Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul
Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47
Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim
DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga
Temui Presiden Prabowo, Panglima Jilah Bawa Aspirasi Masyarakat Adat Dayak
Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU
Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:22 WIB

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:23 WIB

DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Banggar DPRD Kalteng dan TAPD Sepakati Tambahan Bagi Hasil Kab/Kota Rp186,71 Miliar di APBD 2027

Berita Terbaru

Ilustrasi KPK. (KPK)

Berita

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:22 WIB