Nah, Pemkab Barut Lakukan Lagi Refocusing Anggaran

- Jurnalis

Jumat, 5 Maret 2021 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Sementar DPRD I, H Parmana Setiawan,Foto.dok.1tulah.com

Wakil Ketua Sementar DPRD I, H Parmana Setiawan,Foto.dok.1tulah.com

1tulah.com, MUARA TEWEH– Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Utara (Barut) kembali berencana, melakukan refocusing (realokasi) anggaran penanganan Covid-19. Hal ini terkait terbitnya Surat Edaran dari Menteri Keuangan Nomor SE-2/PK/2021, tentang penyesuaian penggunaan anggaran transfer ke daerah dan dana desa tahun anggaran 2021.

Pemerintah dan DPRD Barito Utara, sudah sekali menggelar rapat di gedung dewan, Rabu (3/03/2021) kemarin. Namun, pihak wakil rakyat meminta ikut dilibatkan saat melakukan rapat pergeseran dan realokasi anggaran, nantinya.

Wakil Ketua DPRD I, Parmana Setiawan mengusulkan, sebaiknya pembahasan realokasi anggaran dan refocusing APBD nantinya, bisa melibatkan DPRD. Dengan begitu, pimpinan DPRD dan fraksi-fraksi di DPRD dapat hadir untuk menyaksikan dan mengetahui proses realokasi anggaran.

“Kehadiran kita para wakil rakyat hanya sebagai pengamat, untuk melihat secara langsung dan utuh proses pembahasan realokasi dan refocusing. Hal ini demi menerapkan prinsip keterbukaan. Kami juga meminta agar hasil akhir nantinya dikirimkan ke DPRD,” ujar Parmana kepada 1tulah.com, Jumat (5/3/2021) siang.

Baca Juga :  Bupati Heriyus Apresiasi Dedikasi Paskibraka Mura 2026

Politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan, kehadiran mereka dalam refocusing anggaran sangat penting, karena wakil rakyat bisa menjalankan fungsi pengawasan pelaksnaan realokasi dan refocusing itu.

Parmana juga berharap, Dana Alokasi Umum (DAU), yang akan di Refocusing lagi, sangat memberatkan. Jika ini terjadi, maka akan menangis semua dinas-dinas.
” OPD tidak akan bisa jalan, jika Dana Alokasi Umum yang akan di Refocusing,” ungkapnya.

lagi, dia meminta, anggaran penanganan Covid-19 kabupaten dievaluasi ulang, dan disesuaikan dengan kebutuhan. Malah sebutnya, perlu di konsultasikan kembali dengan kementrian keuangan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Ajak Masyarakat Rawat Kedamaian di Bumi Tambun Bungai

“Jadi realokasi anggaran disesuaikan berdasarkan status perkembangan Covid 19 di daerah kita,” terangnya.

Terkait usulan dan keinginan wakil rakyat ini, Sekda Barito Utara, Jainal Abidin di konfirmasi wartawan, Jumat (5/3/2021) sore menjelasakan, rapat TAPD itu internal eksekutif.

Sedang mengenai refocusing anggaran, kata Jainal,  mengacu Peraturan Menteri Keuangan RI no 17 Tahun 2021, dan jelas diatur bahwa sumber dana refocussing APBD, berasal dari DAU minimal sebesar 8 persen, Dana Insentif Daerah minimal 30 persen dan Dana Desa minimal 8 persen.

“Kalau dana DAK tidak ada dasar hukumnya kita merefocussing,” kata Jainal melalui sambungan percakapan WhatApp. (eni)

 

 

Berita Terkait

Cegah Karhutla, H. Nurul Anwar Imbau Masyarakat Barito Utara Lebih Waspada
Program MBG Pakai Bahan Baku Lokal: DPRD Kalteng Dukung SPPG Belanja di Koperasi Desa Merah Putih
Kabut Asap Kalteng Makin Pekat, DPRD Minta Dana Darurat Segera Dicairkan!
Santri Pondok Pasantren Sambut PAN Murung Raya untuk Salurkan Bantuan Logistik dan Santunan
Mini Turnamen Domino Orado: 4 Tim Unggulan tersingkir, Kuda Hitam AS melejit
KPK Didesak Usut Hasil Kebun Sawit Sitaan PT Agrinas Palma Nusantara, Potensi Kerugian Negara Triliunan Rupiah
KPK Ungkap Orang Tua Bayar Rp650 Juta agar Anak Masuk FK Unsoed
KPK Ungkap Rektor Unsoed Beli Tiga Bidang Tanah dari Uang Gratifikasi

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:18 WIB

Cegah Karhutla, H. Nurul Anwar Imbau Masyarakat Barito Utara Lebih Waspada

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:34 WIB

Program MBG Pakai Bahan Baku Lokal: DPRD Kalteng Dukung SPPG Belanja di Koperasi Desa Merah Putih

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Santri Pondok Pasantren Sambut PAN Murung Raya untuk Salurkan Bantuan Logistik dan Santunan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Mini Turnamen Domino Orado: 4 Tim Unggulan tersingkir, Kuda Hitam AS melejit

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:41 WIB

KPK Didesak Usut Hasil Kebun Sawit Sitaan PT Agrinas Palma Nusantara, Potensi Kerugian Negara Triliunan Rupiah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:10 WIB

KPK Ungkap Orang Tua Bayar Rp650 Juta agar Anak Masuk FK Unsoed

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:09 WIB

KPK Ungkap Rektor Unsoed Beli Tiga Bidang Tanah dari Uang Gratifikasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:11 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Sanksi Pidana Pembakar Lahan: 4 Korporasi di Kalbar Mulai Diselidiki

Berita Terbaru