Tebing Longsor, Penambang Emas Tertimbun, Ini Kronologinya

- Jurnalis

Jumat, 12 Februari 2021 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, PURUK CAHU – Aktivitas Tambang emas milik rakyat yang dikerjakan secara manual dengan menggunakan mesin semprot di wilayah Muara Tuhup, Kecamatan Laung Tuhup, Kabupaten Murung Raya, Kamis sore (11/2/2021) dibuat geger sekira pukul 17.15 Wib.

Pasalnya, terjadi peristiwa tanah longsor dan memakan dua korban jiwa akibat tertimbun, sementara sebagian selamat dan mengalami luka memar luka. Dua korban Meninggal dunia akibat tertimbun longsor yaitu Suprimanto (23) dan Ansyah (43) warga Kelurahan Muara Tuhup, Kecamatan Laung Tuhup.

Baca Juga :  Pidato Tegas Prabowo di Harlah Pancasila: Bangsa Lain Tak Akan Kasihan Kalau Kita Lapar!

Kapolres Mura AKBP I Gede Putu Widyana Sik melalui Kasat Reskrim Polres Mura AKP Ronny M Nababan Sik mengatakan, peristiwa laka kerja di kolong/ lobang tambang emas (PETI) di Tanjung Bohai RT 09 Kelurahan Muara Tuhup, Kecamatan Laung Tuhup, pada saat pekerja melakukan aktivitas melakukan penyemprotan di lobang sebanyak 8 orang dan 3 orang berada diatas.

Namun, tiba-tiba tebing tinggi 6 meter lebar 50 meter longsor menimpa pekerja yang di lobang ada 8 orang dan tertimbun longsoran tanah hitam campur pasir.

Baca Juga :  3 Faktor Utama yang Bikin Pemerintahan Prabowo Sulit Digoyang Isu '98 Jilid 2

“Para pekerja di lobang yang tertimbun 5 orang tertimbun sepinggang dan 1 orang tertimbun dapat diselamatkan dan 2 orang pekerja tertimbun hingga meninggal dunia,” kata Kasat Ronny, Jumat (12/02/2021).

Menurutnya, saat itu jumlah pekerja ada sebanyak 11 orang terdiri dari
3 orang bekerja diatas ( mekanik dan asisten) dan pekerja di lobang ada 8 orang. (sur/eni)

Berita Terkait

Polisi Lombok Tengah Tangani Dua Kasus Kekerasan ke Santri
KPK Sita Barang Mewah dari Rumah Tersangka Silmy Karim
3 Faktor Utama yang Bikin Pemerintahan Prabowo Sulit Digoyang Isu ’98 Jilid 2
Polisi Bubarkan Paksa Perkemahan Pemuda Ahmadiyah di Tawangmangu Usai Ditekan Massa
Bupati Barito Utara Tinjau Jembatan di Montallat, Minta Perbaikan Segera Jembatan Petake
Tim Gabungan Tangkap Tiga Pria Diduga Pengguna Sabu di Jakarta Utara saat Patroli
Kerugian PAD Miliaran Rupiah! DPRD Kalteng Desak Pemerintah Pusat Percepat Operasional Pelabuhan Batanjung
Kuota Produksi Batubara 2026 Dipangkas Jadi 600 Juta Ton, Badai PHK Hantui Sektor Tambang

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:27 WIB

Polisi Lombok Tengah Tangani Dua Kasus Kekerasan ke Santri

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:25 WIB

KPK Sita Barang Mewah dari Rumah Tersangka Silmy Karim

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:42 WIB

3 Faktor Utama yang Bikin Pemerintahan Prabowo Sulit Digoyang Isu ’98 Jilid 2

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:34 WIB

Polisi Bubarkan Paksa Perkemahan Pemuda Ahmadiyah di Tawangmangu Usai Ditekan Massa

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:54 WIB

Bupati Barito Utara Tinjau Jembatan di Montallat, Minta Perbaikan Segera Jembatan Petake

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:55 WIB

Tim Gabungan Tangkap Tiga Pria Diduga Pengguna Sabu di Jakarta Utara saat Patroli

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:43 WIB

Kerugian PAD Miliaran Rupiah! DPRD Kalteng Desak Pemerintah Pusat Percepat Operasional Pelabuhan Batanjung

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:33 WIB

Kuota Produksi Batubara 2026 Dipangkas Jadi 600 Juta Ton, Badai PHK Hantui Sektor Tambang

Berita Terbaru

Ilustrasi KPK. (KPK)

Berita

KPK Sita Barang Mewah dari Rumah Tersangka Silmy Karim

Sabtu, 6 Jun 2026 - 22:25 WIB