Satu Lagi Pasien Covid-19 di RSUD Muara Teweh Meninggal Dunia

- Jurnalis

Sabtu, 16 Januari 2021 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, MUARA TEWEH– Salah satu pasien Covid-19 di RSUD Muara Teweh kembali dilaporkan meninggal dunia, Sabtu (16/1/2021)  sekira pukul 12.00 WIB hari ini.

Pasien berinisial ES berjenis kelamin perempuan berumur 53 tahun. Ia merupakan warga dari Kelurahan Melayu Kecamatan Teweh Tengah. Dengan penambahan ini, jumlah pasien meninggal lantaran terpapar Covid-19 di Barito Utara sebanyak 19 orang.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Barito Utara Siswandoyo, hingga berita ini tayang belum didapat konfirmasinya .

Baca Juga :  Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng

Sementara itu Direktur RSUD Muara Teweh drg Dwi Agus Setidjowati ketika di konfirmasi 1tulah.com, Sabtu (16/1/2021) membenarkan ada pasien Covid-19 yang dirawat insentif di rumah sakit meninggal dunia.

“Iya mas, pasien terkonfirmsi Covid-19 dan sudah menjalani perawatan selama 12 hari di rumah sakit. Siang tadi menghembuskan nafas terakhir,” kata Dwi Agus.

Penguburannya lanjut Dwi Agus Setidjowati tetap menggunakan protokol penanganan Covid-19 dan di kebumikan di Pekuburna Km 7 Jalan Puruk Cahu-Muara Teweh.

Baca Juga :  Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Merilis data terbaru dari website resmi https://corona.kalteng.go.id,Sabtu tanggal 16 Januari 2021,  jumlah kumulatif kasus Covid-19 sampai hari ini di Barito Utara sebanyak 486 kasus. Yang sudah sembuh 453 orang.

Pasien yang masih dirawat insentif di rumah sakit 15 orang dan jumlah pasien meninggal karena terpapar Corona alias Covid-19 di tambah hari ini jumlahnya 19 orang.(eni)

 

Berita Terkait

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun
Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara
Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng
Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem
Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan
Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng
Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Berita Terbaru

Berita

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:30 WIB