Saturday, October 31, 2020
  • News
  • News

Fernando : Pembacok Rianti Bukan Niat Merampok, Tetapi Membunuh Istri Nya

1.5k
SHARES
6.5k
VIEWS

Kasus pembacokan berdarah di Jalan Pramuka Kelurahan Lanjas,Rabu(3/6) lalu, masih misteri. Hingga kini, pelaku belum juga didapatkan Polisi. Ada fakta baru dan mengejutkan terkait kasus ini. Fernando, suami korban (Rianti) membeberkannya kepada 1tulah.com. Motif orang tak di kenal itu masuk warung buah miliknya, bukan mau merampok dan mencuri. Tetapi diduga kuat memang ingin menghabisi korban. lalu bagaimana kekisruhan yang terjadi ketika orang tak dikenal itu masuk ke dalam TKP?

BACA JUGA

Sore itu, lelaki perawakan tinggi di jalan Pramuka, tepat di lokasi peristiwa pembacokan orang tak dikenal, sedang memasuki barang-barang ke dalam mobil nya. Melihat ada aktifitas di TKP kejadian yang masih ada police line polisi itu, 1tulah.com coba menghampiri.

Di dalam kamar inilah pelaku tak di kenal membacok korban(Rianty) dan melukai keponakannya.

Ada Nando kah,  di jawab lelaki itu, “ya sayalah Nando(Fernadno). Saya suami dari Rianti yang meninggal kemarin,” ujarnya, sembari menanyakan maksud kedatangan kami,Senin(8/6).

Setelah mengeahui maksud dan kedatangan kami, dia menceritakan kronologis kejadian peristiwa pembacokan istrinya. Pelaku, katanya saat masuk rumah terlebih dahulu mematikan stop kontak listri(bukan mematikan KWH).

Listrik padam, namun hanya lampu bagian ruang tamu(tempat jualan) yang masih ada cahaya. Saat istri nya keluar dari kamar berniat hendak menghidupkan lampu diikuti keponakannya Tasya Novi, Rianti kaget dengar teriakan keponakannya, melihat ada orang bersembunyi di bawah kolong meja, sembari memegang Pisau.

“Cil…cil…ada orang ada rampok di bawah meja,” kata Fernando menirukan penuturan keponakannya kepada 1tulah.com, sembari mengatakan pelaku bersembunyi dibawa meja tepat di depan kamar tidur.

Nando sambung ceritanya, mengetahui ada orang di bawah kolong meja, istrinya lari ke kamar. Namun, saat sampai di pintu kamar tidur, pelaku langsung menyerang Rianti dan menusukkan pisau belati ke arah bagian punggung belakang korban(rianti).

Hunusan dan bacokan pelaku, tidak hanya sekali, tetapi berkali-kali di bagian belakang baik dibagian punggung dan juga bagian belakang perut. “Istri saya terkapar di tilam(kasur,red) tetap di tikam. Melihat itu, keponakan menolong dengan melemparkan Kipas Angin ke tubuh pelaku, lalu menendang nya,” kata Fernando, sembari menunjukkan bekas darah di Timal dan juga di Kulkas.

Perlawanan keponakannya lanjut Nando, membuat pelaku terjatuh. Saat itu terjadi rebut-rebutan pisau antara pelaku dan keponakannya. “Keponakan saya luka di jari-jari tangannya, tetapi dia sempat mengambil pisau, lalu menyerang pelaku yang coba lari lewat pintu belakang,” teangnya, sembari mengatakan, yakin pelaku terluka dan bernit hendak membunuh istri.

Lalu siapakah pelaku ini? kenalkah kedua korban denga npelaku? Lalu apa keinginan keluarga korban terhadap pelaku? (bersambung)

 

 

 

Related Posts

Discussion about this post

POPULAR NEWS

EDITOR'S PICK

,

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.