Sungguh Keji! Ayah di Jakut Banting Anak Kandung Hingga Tewas

- Jurnalis

Jumat, 15 Desember 2023 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mayat anak. [Antara]

Ilustrasi mayat anak. [Antara]

1tulah.com – Malang dialami seorang bocah 10 tahun bernama Kurniawan alias Awan tewas dibanting oleh ayah kandungnya, Usman (43).

Peristiwa keji itu terjadi di Jalan Muara Baru Gang 4/5 RT 22/17, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (13/12) kemarin.

Pemicunya lantaran Awan yang sedang bermain sepeda tidak sengaja menyenggol anak tetangga. Kejadian tersebut dilihat langsung oleh Usman yang sedang duduk di pinggir jalan sembari bermain gitar.

Tak lama, Usman menaruh gitarnya dan mencari Awan. Usai bertemu Awan, Usman langsung menampar Awan. Tak puas dengan aksinya, Usman kemudian menendang bokong Awan.

Baca Juga :  Bupati Murung Raya Tekankan Sinergi Polri, TNI, dan Pemda

Hingga akhirnya, Usman menggendong Awan dan membantingnya. Akibat ulahnya, Awan langsung mengeluarkan darah dari mulut dan hidung hingga akhirnya tewas meregang nyawa dalam perjalanan ke rumah sakit.

Usman diketahui sehari-hari bekerja sebagai buruh bongkar muat di Pelabuhan Muara Baru.

Rekan seprofesi Usman, Arif mengaku kaget atas tindakan keji yang dilakukan oleh Usman terhadap anak kandungnya.

“Gak nyangka saya, padahal anaknya suka membantu orang,” kata Arif saat ditemui Suara.com di lokasi, Kamis (14/12/2023).

Arif mengaku telah mengenal lama dengan Usman. Meskipun rekan seprofesi, Arif tidak membenarkan apa yang sudah dilakukan Usman dan membuatnya sangat geram.

Baca Juga :  Diduga Intimidasi Dokter hingga Wafat, Anggota DPRD TTU Norbetus Tubani Dipanggil DPP PKB

“Gak panteslah ayah kayak begitu,” ucapnya.

Arif mengatakan, sebagai rekan kerja, Usman tidak pernah bertingkah sesama buruh kasar lainnya.

Namun, tetangga mengenal Usman sebagai orang yang tempramental dan suka melakukan kekerasan terhadap anak-anaknya.

Arif menyebut, penghasilannya dengan Usman hampir sama. Dalam sehari jika kondisi barang sedang ramai, ia bisa membawa uang pulang ke rumah sekitar Rp100-150 ribu.

“Tapi kalau sepi paling cuma Rp30-50 ribu. Tergantung banyaknya ikan,” tuturnya. (suara.com)

Sumber Berita : suara.com

Berita Terkait

KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dalam Kasus OTT Bupati Langkat
Mabes Polri Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Program MBG
Pemprov Kalteng Perkuat GERMAS, ASN Diajak Terapkan Pola Hidup Sehat untuk Wujudkan SDM Unggul
Pemprov Kalteng Perkuat Kelembagaan Kedamangan, Dorong Pelestarian Budaya dan Hukum Adat Dayak
Komitmen pada Pendidikan Pedalaman, Rahmanto Muhidin Dianugerahi Tunas Inspirasi KPI 2026
Heboh Kartu Merah Balogun di Piala Dunia, Nama Lionel Messi Ikut Terseret Kontroversi
Lumpuh Akibat Cuaca Ekstrem, Gelombang Panas AS Tekan Jaringan Listrik dan Transportas
Gresini Racing Rombak Skuad, Joan Mir dan Dani Holgado Jadi Andalan Baru untuk MotoGP 2027
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:13 WIB

KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dalam Kasus OTT Bupati Langkat

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:12 WIB

Mabes Polri Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Program MBG

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:52 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat GERMAS, ASN Diajak Terapkan Pola Hidup Sehat untuk Wujudkan SDM Unggul

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:19 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Kelembagaan Kedamangan, Dorong Pelestarian Budaya dan Hukum Adat Dayak

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:26 WIB

Komitmen pada Pendidikan Pedalaman, Rahmanto Muhidin Dianugerahi Tunas Inspirasi KPI 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:50 WIB

Heboh Kartu Merah Balogun di Piala Dunia, Nama Lionel Messi Ikut Terseret Kontroversi

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:44 WIB

Lumpuh Akibat Cuaca Ekstrem, Gelombang Panas AS Tekan Jaringan Listrik dan Transportas

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:21 WIB

Gresini Racing Rombak Skuad, Joan Mir dan Dani Holgado Jadi Andalan Baru untuk MotoGP 2027

Berita Terbaru