Diserang Bakteri Shigella, Puluhan Tentara Israel Keracunan, Tiap 20 Menit BAB

- Jurnalis

Kamis, 7 Desember 2023 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tentara Israel menyusuri perbatasan Israel-Suriah dalam upaya mereka melancarkan aksi aneksasi. [AFP]

Tentara Israel menyusuri perbatasan Israel-Suriah dalam upaya mereka melancarkan aksi aneksasi. [AFP]

1TULAH.COM-Di tengah peperangan dengan kelompok Hamas, pasukan Isreal harus berjibaku dengan serangan bakteri Shigella. Bukan sekadar bakteri.

Serangannya bisa menyebabkan puluhan pasukan Isreal harus bolak-balik  buang air besar (BAB). Kondisi ini karuan sangat menganggu konsentrasi pasukan, karena jika tidak ditanggani secara serius dapat menular dengan cepat dan menyebabkan kematian.

Tentara Israel yang keracunan makanan dan terinfeksi bakteri Shigella, diduga berasal dari makanan yang dosumbangkan kepada tentara Israel ke jalur Gaza.

Kabar mengejutkan datang dari tentara Israel yang keracunan makanan dan terinfeksi bakteri Shigella menyebabkan diare hingga demam tinggi. Penyakit apakah itu?

Kabar ini dikonfirmasi langsung Direktur Unit Penyakit Menular di Rumah Sakit Umum Assuta di Ashdod, Tal Brosh yang mengatakan diare diduga berasal dari makanan yang dIsumbangkan kepada tentara Israel ke jalur Gaza.

Disebutkan bahwa persiapan, distribusi atau cara penyimpanan makanan tersebut membuat zat yang dikonsumsi terkontaminasi bakteri Shigella.

“Infeksi bakteri Shigella, penyebab gastroenteritis, telah didiagnosis dan ini adalah penyakit yang sangat serius yang juga menyebar di kalangan tentara di Gaza. Infeksi bakteri Shigella terjadi melalui kontak langsung antar individu atau melalui makanan,” ungkap Brosh melansir The New Arab, Rabu (6/11/2023).

Baca Juga :  Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 589 Jiwa, Ratusan Gempa Susulan Masih Mengancam!

“Jika infeksi menyebar di antara 10 tentara di kompi infanteri, dan mereka demam dengan suhu mencapai 40 derajat celcius, lalu mereka akan mulai diare setiap 20 menit, maka mereka tidak akan sehat lagi untuk berperan, dan membuat diri mereka berisiko kematian,” tambah Brosh.

Risiko Kematian Bakteri Shigella

Bakteri shigella adalah jenis bakteri yang sangat infeksius yang menyerang saluran pencernaan. Saking infeksiusnya, meski terinfeksi bakteri dalam jumlah kecil, bakteri tersebut sudah dapat menyebabkan munculnya gejala pada manusia.

Ini karena setelah masuk mulut, bakteri Shigella akan memperbanyak diri di bagian usus kecil dan menyebar ke usus besar. Bakteri Shigella dapat mengeluarkan racun yang mengakibatkan terjadinya kerusakan sel di bagian usus dan peradangan.

Kondisi inilah yang mengakibatkan munculnya gejala berupa kram dan diare parah, bahkan diare bisa terjadi antara 10 hingga 30 kali dalam sehari.

Baca Juga :  Eropa Membara! Gelombang Panas Ekstrem Tewaskan 1.300 Orang, Suhu Jerman Pecah Rekor 41,7°C

Menurut karya tulis Fakultas Kedokteran Universitas Lampung pada 2021 menyebutkan shigellosis dapat berakibat fatal alias kematian pada usia sangat muda dan pada individu yang terinfeksi dengan gangguan sistem kekebalan atau tidak memiliki akses ke perawatan medis yang memadai.

Dalam kebanyakan kasus, shigella merupakan penyakit yang sembuh sendiri, dapat diobati secara efektif dengan rehidrasi oral atau antibiotik.

Penyakit Akibat Infeksi Bakteri Shigella

Melansir Hello Sehat, seseorang yang terinfeksi bakteri shigella akan jatuh sakit shigellosis atau disentri basiler yang langsung menyerang di dalam usus atau rektum (susu besar). Tanda utama penyakit ini yaitu diare dan feses atau kotoran berdarah.

Infeksi ini sangat menular. Shigella dapat menyebar melalui kontak langsung dengan bakteri dalam feses atau makanan yang terkontaminasi. Anda juga bisa terinfeksi bila berenang di air yang tidak bersih. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dalam Kasus OTT Bupati Langkat
Mabes Polri Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Program MBG
Pemprov Kalteng Perkuat GERMAS, ASN Diajak Terapkan Pola Hidup Sehat untuk Wujudkan SDM Unggul
Pemprov Kalteng Perkuat Kelembagaan Kedamangan, Dorong Pelestarian Budaya dan Hukum Adat Dayak
Komitmen pada Pendidikan Pedalaman, Rahmanto Muhidin Dianugerahi Tunas Inspirasi KPI 2026
Heboh Kartu Merah Balogun di Piala Dunia, Nama Lionel Messi Ikut Terseret Kontroversi
Lumpuh Akibat Cuaca Ekstrem, Gelombang Panas AS Tekan Jaringan Listrik dan Transportas
Gresini Racing Rombak Skuad, Joan Mir dan Dani Holgado Jadi Andalan Baru untuk MotoGP 2027
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:13 WIB

KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dalam Kasus OTT Bupati Langkat

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:12 WIB

Mabes Polri Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Program MBG

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:52 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat GERMAS, ASN Diajak Terapkan Pola Hidup Sehat untuk Wujudkan SDM Unggul

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:19 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Kelembagaan Kedamangan, Dorong Pelestarian Budaya dan Hukum Adat Dayak

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:26 WIB

Komitmen pada Pendidikan Pedalaman, Rahmanto Muhidin Dianugerahi Tunas Inspirasi KPI 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:50 WIB

Heboh Kartu Merah Balogun di Piala Dunia, Nama Lionel Messi Ikut Terseret Kontroversi

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:44 WIB

Lumpuh Akibat Cuaca Ekstrem, Gelombang Panas AS Tekan Jaringan Listrik dan Transportas

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:21 WIB

Gresini Racing Rombak Skuad, Joan Mir dan Dani Holgado Jadi Andalan Baru untuk MotoGP 2027

Berita Terbaru