Dituding Lakukan Pelecehan Terhadap Guru Kadis Pendidikan Barut Angkat Bicara Sebut Pemberitaan Hoax dan Fitnah

- Jurnalis

Senin, 13 November 2023 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keppala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiludin AS. foto.dok 1tulah.com

Keppala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiludin AS. foto.dok 1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh- Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiludin dituding melakukan pelecehan kepada oknum guru SDN.

Hal itu terjadi saat oknum guru belakangan diketahui bernama Evinalita yang hendak mengurus kepindahannya ke Kota Muara Teweh.

Kisah ini menjadi ramai ketika sang guru membeberkannya di sebuah pemberitaan media online. Tak pelak pemberitaan sepihak itu ramai disebarkan di sejumlah group whatApps dan juga media sosial.

Menyikapi tudingan itu, Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiludin menyampaikan secara terbuka kepada media ini melalui pernyataan tertulis yang dikirimkan ke Redaksi, Senin 13 November 2023.

Dalam pernyataan tertulisnya, Syahmiludin mengatakan, menyangkut pemberitaan yang telah beredar luas secara online maupun off-line, memuat pernyataan dari seorang oknum guru SDN di Palangka Raya an. EVINALITA yang ingin Pindah mutasi tempat tugas ke Disdik Barut sangat merugikan.

“Pemberitaan dan pengakuan guru yang meminta pindah itu merusak nama baik, kehormatan, citra dan moral saya. Semua berita tersebut fitnah keji, Penyebaran berita bohong yang direkayasa sedemikian rupa untuk melakukan pemerasan, merusak nama baik, kehormatan maupun mendiskreditkan jabatan saya secara pribadi,” kata Syahmiludin.

Baca Juga :  Asap Karhutla Pekat, Jarak Pandang di Muara Teweh Diperkirakan 30 Meter

Minggu lalu, tepatnya 9 November 2023, dirinya, telah meminta pertemuan dihadiri oleh 44 orang Wartawan Media Cetak, Media Elektronik dan LSM termasuk seorang guru penyebar berita fitnah didampingi juga oleh pihak yang menjadi penanggung jawab berita. Pada saat itu dilakukan klarifikasi langsung dari dirinya dan juga oknum guru tersebut.

“Kesimpulan yang dinyatakan oleh semua pihak bahwa secara fakta nyata semua berita fitnah, dan ada unsur upaya pemerasan dikarenakan tuntutan masalah kebutuhan ekonomi oknum guru. Bahkan ada ditunggangi kepentingan olitik yang lebih luas,” bebernya.

Dia menerangkan, terkait berita fitnah menyerang dirinya, secara khusus di depan keluarga besar Dinas Pendidikan Barit Utara, dihadiri Ketua dan pengurus PGRI, Korwil Pendidikan, Kepala SKB, Koordinator Pengawas, Ketua MKKS, Ketua dan anggota KKKS, Pengawas, kepala Sekolah, Sekdis, Kabid dan staf Disdik telah dilakukan penjelasan secara terbuka. Sekaligus bersama sama menyaksikan tayangan video klarifikasi Kadisdik maupun rekaman pengakuan oknum tersebut saat konferensi Pers.

Baca Juga :  Bupati Shalahuddin Tinjau Kembali Lokasi Karhutla di Teweh Selatan

“Melalui media ini saya memohon maaf bila kalangan keluarga besar Disdik Barut sempat merasa resah, gelisah dan tidak nyaman akibat pemberitaan yang secara etika, moral, integritas dan kehormatan sangat merugikan serta tidak pantas untuk dunia pendidikan secara umum.

“Secara pribadi saya memohon maaf atas hal tersebut dan selalu meminta dukungan dari kita semua untuk terus bekerja baik dengan penuh rasa tanggung jawab, bersemangat, berdedikasi dan bersama sama untuk memajukan dunis pendidikan,” tutupnya.(*)

 

 

 

Berita Terkait

Pemerintah Didorong Hadir Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat
Asap Karhutla Pekat, Jarak Pandang di Muara Teweh Diperkirakan 30 Meter
Diduga Tak Penuhi Kesepakatan, Warga Ambil Alih 1.731 Hektare Lahan Sawit PT AGU
Bupati Shalahuddin Tinjau Kembali Lokasi Karhutla di Teweh Selatan
Bupati dan Forkopimda Barut Turun Langsung Pantau Titik Api Karhutla
APBD Perubahan 2026 Fokus pada Program Prioritas yang Berdampak bagi Warga
Desa Teluk Malewai Percepat Realisasi DD dan ADD hingga 85 Persen
PWI Barut Jalin Silaturahmi dan Sinergi dengan Dewan Pers di Jakarta
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:15 WIB

Pemerintah Didorong Hadir Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

Sabtu, 19 September 2026 - 13:06 WIB

Asap Karhutla Pekat, Jarak Pandang di Muara Teweh Diperkirakan 30 Meter

Kamis, 17 September 2026 - 17:29 WIB

Diduga Tak Penuhi Kesepakatan, Warga Ambil Alih 1.731 Hektare Lahan Sawit PT AGU

Kamis, 17 September 2026 - 15:59 WIB

Bupati Shalahuddin Tinjau Kembali Lokasi Karhutla di Teweh Selatan

Rabu, 16 September 2026 - 00:15 WIB

Bupati dan Forkopimda Barut Turun Langsung Pantau Titik Api Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:12 WIB

APBD Perubahan 2026 Fokus pada Program Prioritas yang Berdampak bagi Warga

Selasa, 15 September 2026 - 10:46 WIB

Desa Teluk Malewai Percepat Realisasi DD dan ADD hingga 85 Persen

Kamis, 10 September 2026 - 18:09 WIB

PWI Barut Jalin Silaturahmi dan Sinergi dengan Dewan Pers di Jakarta

Berita Terbaru