1tulah.com, MUARA TEWEH– Kecamatan Gunung Purei di Barito Utara, Kalimantan Tengah, ini bisa si katakan tertinggal. Tidak hanya kesulitan mendapatkan penerang listrik, akses internet pun di daerah berbatasan dengan Kaltim ini, juga kesulitan akses internet. Entah kenapa, padahal tower Telkomsel berdiri menterang di desa ini, sejak 10 tahun lalu.
“Hampir sepuluh tahun tower berdiri disini, tapi tak bisa akses internet. Hanya bisa telpon. Padahal saat ini warga butuh akses internet saat di mana pandemi Covid mengharuskan kita semua beraktifitas dari rumah. Anak-anak pelajar lah yang terutama sangat membutuhkan, ” kata Sutnadi Kepala Desa Lampoeng II, menuturkan kepada 1tulah.com, Kamis(17/9/2020).
Dikatakannya, saat ini anak- anak yang bersekolah di kota, sudah lama balik kampung karena pandemi, tetapi mereka diwajibkan ikut pelajaran daring. Tapi mau bagaimana, akses internet tak bisa. Akhirnya mereka mesti balik ke kota agar tak ketinggalan pelajaran sekolah.
“Kalau mereka di desa berarti sama saja tidak ikut pelajaran daring, karena tak ada akses internet di kampung. Mau tak mau para orang tua harus mengeluarkan dana ekstra lagi buat anak- anaknya biar bisa belajar. Merelakan anak- anaknya kembali ke kota meski cemas karena pandemi covid belum berakhir. Dan inilah keluhan kami tinggal di ibukota Kecamatan Gunung Purei, ” kata Sutnadi.
Upaya sudah dilakukan, lanjut Sutnadi, hingga mencoba pergi ke desa tetangga di salah kecamatan Kabupaten tetangga di Kaltim. Rela menempuh perjalanan 2 Km, tapi akses internet di perbatasan ujung itu juga sama. Karenanya orang tua yang hanya berpenghasilan bertani, rela mengeluarkan ongkos besar, di kondisi sulit pandemi saat ini.
Dirinya berharap, pemerintah daerah melalui intansi terkait bisa memikirkan dan membantu, sehingga aksea internat bisa didapat dengan mudah. Karena, tidak saja penggunaan nya untuk anak sekolah, mereka pun selaku perangkat desa sangat membutuhkan. Sebab semua pekerjaan menuntut laporan melalui aplikasi yang membutuhkan akses internet.
“Jadi, kami warga desa mesti turun ke kota atau menginap si kota untuk dapat aksea internet. Semoga, keluhan kami bisa direspon pemerintah daerah, ” terangnya.(eni)

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)




![Ilustrasi Piala Dunia [Unsplash/Fauzan Saari]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2025/10/piala-dunia-tvri-225x129.jpg)

![Final Liga Champions 2025/2026 akan menjadi panggung besar bagi dua kekuatan baru sepak bola Eropa, PSG vs Arsenal. [Suara.com/AI]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/arsenal-liga-225x129.jpg)







![Final Liga Champions 2025/2026 akan menjadi panggung besar bagi dua kekuatan baru sepak bola Eropa, PSG vs Arsenal. [Suara.com/AI]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/arsenal-liga-360x200.jpg)





![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



