Bebaskan Pilot Susi Air, Polri Bakal Utamakan Pendekatan Kearifan Lokal

- Jurnalis

Jumat, 17 Februari 2023 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo. Sumber foto : suara.com

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Polri akan mengedepankan pendekatan kearifan lokal dalam negosiasi sebagai upaya membebaskan pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens yang disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Nduga, Papua Pegunungan.

“Dari teknis komunikasi saya rasa Satgas Damai Cartenz yang paling paham tentang situasi di sana. Pendekatan soft approach apa yang dilakukan, apalagi Kapolda adalah warga asli Papua,” jelas Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, Kamis (16/2/2023).

Baca Juga :  Dinilai Lembek ke Nusron Wahid, MAKI Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas

“Jadi pendekatan-pendekatan secara kearifan lokal saya rasa Kapolda teknis bisa melaksanakan itu. Harapan semua itu agar secepatnya pilot Susi Air bisa dikembalikan atau bisa kita terima dengan selamat,” sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, Dedi juga mengungkapkan pihaknya sudah mengetahui titik keberadaan Philip Mark Mehrtens. Namun, Polri tetap mengutamakan negosiasi.

“Dari Satgas tentunya sudah melakukan mapping itu ya, tinggal sekali lagi, soal penegakan oleh Kapolda lebih diutamakan soft approach itu yang secara maksimal harus kita lakukan dulu,” terangnya.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca BMKG 24 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kota-Kota Ini

Terkait kondisi Philip Mark Mehrtens, Dedi memastikan saat ini pilot Susi Air tersebut dalam keadaan sehat. “Informasi terakhir yang diterima Kapolda saat ini alhamdulillah sehat tapi saat ini masih di bawah KKB,” ungkapnya. (Nova Eliza Putri)

Berita Terkait

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia
KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara
Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI
Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16
Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island
Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan
Viral! Foto Gunakan Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi: Murni untuk Edukasi Warga
Dinilai Lembek ke Nusron Wahid, MAKI Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:33 WIB

KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Viral! Foto Gunakan Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi: Murni untuk Edukasi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:30 WIB

Dinilai Lembek ke Nusron Wahid, MAKI Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas

Berita Terbaru