Aksi Pembunuh Berantai Wowon Cs: Tipu Gandakan Uang, Ditagih Langsung Eksekusi

- Jurnalis

Senin, 23 Januari 2023 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wowon Erawan alias Aki Wowon, tersangka kasus pembunuhan berantai atau serial killer di Bekasi dan Cianjur, Jawa Barat. Sumber foto : suara.com

Wowon Erawan alias Aki Wowon, tersangka kasus pembunuhan berantai atau serial killer di Bekasi dan Cianjur, Jawa Barat. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Polisi mengungkapkan modus penggandaan uang di balik kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Wowon Erawan (60) dkk.

Wowon mengeksekusi para korban ketika mereka menagih uang tersebut.

Polisi saat ini masih mendata sejumlah TKW yang pernah mengirimkan uang kepada Wowon cs.

Ada TKW yang histeris saat mengetahui Wowon dkk merupakan tersangka pembunuhan berantai di Bekasi dan Cianjur.

Polisi masih melakukan pemeriksaan TKW yang pernah melakukan transaksi transfer uang dengan Wowon.

Terdapat TKW yang telah mengirimkan uang kepada Wowon sejak beberapa tahun yang lalu.

Sebagai informasi, tersangka Wowon dalam melancarkan aksinya dibantu oleh Solihin alias Duloh (63) dan Dede Sholehudin alias Dede (34). Tugas Dede adalah menghimpun dana dari para TKW.

Sementara itu, Duloh adalah dukun yang mengaku bisa menggandakan uang.

Para TKW berani melakukan transfer uang tersebut karena dijanjikan saat kembali ke Indonesia, pihaknya akan memperoleh rumah yang bagus dan penggandaan uang.

Baca Juga :  Alarm Korupsi di Menara Gading: Catatan Merah ICW 2006–2025

Polisi menemukan dana hingga Rp1 miliar dari rekening Dede.

Dede diduga menampung dana dari pada korban karena ATM-nya dipegang oleh Wowon. Dana tersebut ditransfer ke rekening atas nama Dede Sholehudin.

Dede awalnya merupakan korban, kemudian ia menjadi tersangka dalam kasus ini.

Korban Kasus Penggandaan Uang Berakhir Serial Killer

Tak hanya dari para TKW, jumlah total korban yang dibunuh yakni 9 orang tersebut ada yang masih berhubungan keluarga dengan Wowon. Para korban dibunuh dengan cara diberi kopi racun, dicekik, dan lain sebagainya.

Para korban yang dihabisi di Bekasi adalah Ai Maemunah (40), istri Wowon. Lalu ada Ridwan dan Riswandi yang merupakan anak Ai Maemunah dengan mantan suaminya Didin.

Baca Juga :  Isu Percepatan RUU Pemilu Mencuat, Gerindra Buka Suara Usai Pertemuan Sekjen Partai Koalisi Pendukung Prabowo

Selanjutnya, korban yang dihabisi di Cianjur adalah Noneng selaku mertua Wowon. Kemudian Wiwin yang merupakan istri pertama sekaligus putri tiri Wowon.

Ditambah Bayu selaku anak Ai Maemunah dan Wowon.

Tak hanya itu, Farida seorang TKW, dan Halimah selaku istri siri Wowon yang merupakan ibunda Ai Maemunah juga dihabisi di Bekasi.

Selanjutnya, korban yang dibunuh dan dikubur di Surabaya adalah Siti selaku TKW dengan cara dibuang ke laut

Diketahui pula, ternyata Siti seorang TKW itu  menyuruh sang mertua, Noneng untuk mendorong Siti ke laut.

Siti dan Farida diduga menjadi korban pertama dari rangkaian aksi pembunuhan tersebut. Jasad Siti pun ditemukan warga dan dimakamkan di Garut. (Nova Eliza Putri)

Artikel ini pertama kali tayang di suara.com dengan judul Menengok Modus Penggandaan Uang Wowon Cs yang Berakhir Jadi Serial Killer.

Berita Terkait

Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah
Presiden Prabowo Minta Perda Karhutla Dicabut, Organisasi Sabang Merah Borneo Minta Solusi Konkret
Ratusan Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar, Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang
Infrastruktur Pemukiman Jadi Keluhan Utama Warga Kalibata saat Reses Anggota DPRD Kalteng
Aturan Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK: Celah Intervensi Politik dan Ancaman Independensi
Selamat, El Family A Juara Mini Turnamen Domino Orado
Alarm Korupsi di Menara Gading: Catatan Merah ICW 2006–2025
Tragedi di Tengah Kepulan Asap: Saat Rumah Bekantan Musnah
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Presiden Prabowo Minta Perda Karhutla Dicabut, Organisasi Sabang Merah Borneo Minta Solusi Konkret

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Ratusan Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar, Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:18 WIB

Aturan Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK: Celah Intervensi Politik dan Ancaman Independensi

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:56 WIB

Selamat, El Family A Juara Mini Turnamen Domino Orado

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Alarm Korupsi di Menara Gading: Catatan Merah ICW 2006–2025

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:13 WIB

Tragedi di Tengah Kepulan Asap: Saat Rumah Bekantan Musnah

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Kadin A Bentrok El Family A di Final Turnamen Domino Orado Bloc Bee

Berita Terbaru

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin bersama rombongan meninjau progres pembangunan Jembatan Tumpung Laung

Muara Teweh

Pembangunan Jembatan Tumpung Laung Ditargetkan Selesai 2028

Selasa, 25 Agu 2026 - 20:45 WIB