Viral Video Buaya Antar Jasad Balita Korban Tenggelam di Kukar, Begini Kondisinya

- Jurnalis

Senin, 23 Januari 2023 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi buaya yang sedang berdiam diri (pixabay)

Ilustrasi buaya yang sedang berdiam diri (pixabay)

1TULAH.COM – Jasad balita diantar seekor buaya hingga ke pinggiran sungai di Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur, viral di media sosial.

Dikutip dari Suara.com, secara misterius jasad balita bernama Muhammad Ziyad Wijaya itu disebutkan diantar buaya tanpa luka sama sekali di sekujur tubuh. Meski diseret buaya ratusan meter ke arah dermaga perusahaan batubara di Kecamatan Muara Jawa, Kukar.

“Dan ketika klotok mendekatinya, buaya melepas jenazah anak ini. Dalam keadaan utuh, tidak ada tubuhnya yang luka atau tercabik,” demikian tulis akun facebook Truly Braves M, sebuah akun di laman media sosial disertai unggahan video berdurasi 1 menit 11 detik, memperlihatkan buaya berenang dengan santai membawa jenazah balita. Sesekali buaya terlihat menyelam.

“Kami tidak tahu, berapa jauh buaya ini telah membawa jenazah. Namun, dari pertama kami melihatnya, buaya membawa jenazah kira-kira sejauh 200 meter,” demikian tulisnya.

Baca Juga :  KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

“Dan uniknya, buaya ini hanya membawa jenazah anak ini, semakin ke tepi daratan. Setelah berita ada seekor buaya membawa jenazah, keluarga datang menggunakan klotok dan satu speed boat milik perusahaan,” lanjut akun Herman Eman.

Berdasarkan kronologi Balita berusia empat tahun bernama Muhammad Ziyad Wijaya diduga tenggelam dan hilang selama dua hari setelah tercebur ke sungai di belakang rumahnya yang berlokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur pada Rabu (18/1/2023),

Setelah dua hari pencarian tak menghasilkan, secara tidak diduga mendadak muncul seekor buaya yang disebut mengantar jasad balita itu kepada orangtuanya.

Baca Juga :  Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya "Ganti Pemain" ke BUMN

Beragam pendapat muncul, termasuk komentar bahwa kebiasaan warga setempat memberikan pakan kepada buaya membuat satwa liar ini mengerti bahwa si balita bukan makanan mereka. Sehingga mesti dikembalikan kepada orangtuanya.

Sementara di video lainnya memperlihatkan evakuasi balita dari perairan. Terlihat sejumlah sejumlah pekerja mengangkat jasad balita malang itu dari permukaan air.

SAR Samarinda membenarkan adanya penemuan jenazah korban bernama Ziyad pada Minggu (23/1/2023). Ia dilaporkan hilang diduga tercebur ke sungai di belakang rumahnya.

“Tim SAR Gabungan menemukan korban tenggelam Muara Jawa dalam keadaan MD (meninggal dunia),” dikutip dari instagram SAR Samarinda.

“Tim SAR Gabungan langsung mengevakuasi korban. Selanjutnya korban dievakuasi menuju rumah duka atas permintaan keluarga,” demikian bunyi penutupnya. (suara.com)

 

Berita Terkait

SE Mendagri Nomor 400.5/8545/SJ: Pemda Wajib Awasi Dapur Gizi di Daerah!
Momen Hangat Hari Sumpah Pemuda: Presiden Prabowo Pimpin Pembacaan Ikrar Bersama Siswa SD Didampingi Titiek Soeharto
Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?
Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel
Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan
Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati
Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?
Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47 WIB

SE Mendagri Nomor 400.5/8545/SJ: Pemda Wajib Awasi Dapur Gizi di Daerah!

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Momen Hangat Hari Sumpah Pemuda: Presiden Prabowo Pimpin Pembacaan Ikrar Bersama Siswa SD Didampingi Titiek Soeharto

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Berita Terbaru