Cegah dari Hujan Lebat, BPBD Palangka Raya Persiapkan Langkah Untuk Penanganan Ablasi di Bantaran Sungai Kahayan

- Jurnalis

Kamis, 19 Januari 2023 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan lebat memicu fenomena ablasi pada sepanjang bantaran Sungai Kahayan yang melintasi Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah. Sumber foto : BNPB

Hujan lebat memicu fenomena ablasi pada sepanjang bantaran Sungai Kahayan yang melintasi Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah. Sumber foto : BNPB

1TULAH.COM -Hujan lebat mengakibatkan fenomena ablasi pada sepanjang bantaran Sungai Kahayan yang melintasi Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, pada siang hari Selasa (17/1).

Kejadian ini berdampak pada dua kelurahan, yaitu Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahadut, dan Kelurahan Marang, Kecamatan Bukit Batu.

Dilansir dari bnpd.go.id, ablasi yang terjadi di Kota Palangka Raya ini memiliki makna berbeda dengan abrasi.

Abrasi adalah hilangnya daratan di wilayah pesisir pantai disebabkan oleh faktor alami dan manusia, sedangkan ablasi menunjukkan pengikisan yang terjadi di daerah aliran sungai.

Oleh Karena itu, dengan mencegahnya dari hujan lebat BPBD di kota Palangka Raya akan mempersiapkan upaya jangka pendek, menengah dan panjang dalam percepatan penanganan ablasi sungai.

“Kami telah mempersiapkan langkah jangka pendek, menengah hingga panjang untuk menangani ablasi ini, untuk jangka pendek kami upayakan untuk pemenuhan kebutuhan dasar dan penyediaan hunian sementara bagi warga terdampak serta pendataan di lapangan bersama lintas sektor,” ucap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya Emi Abriyani, Rabu (18/1).

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Perkuat Strategi Pengendalian Inflasi, Stabilitas Harga Jadi Prioritas

Untuk langkah jangka menengah, BPBD dan Pemerintah Kota Palangka Raya juga akan melakukan relokasi yang dimulai dari analisa dan kajian yang mendalam serta penyusunan dokumen lingkungan terkait persiapan pemindahan warga terdampak.

Terakhir, Emi menjelaskan pada upaya jangka panjang, proses pemindahan warga terdampak dari bantaran sungai kahayan akan dilaksanakan seiring dengan pembuatan master plan terkait tata lingkungan pada bantaran sungai Kahayan.

“Ini (ablasi) kali pertama terjadi dalam dua tahun terakhir, kami harus mempersiapkan berbagai upaya agar hal ini tidak terjadi lagi di kemudian hari,” ungkapnya.

Pada upaya jangka pendek, BPBD telah mempersiapkan dua titik pengungsian, yaitu di Rumah Sehat Pelamboyan dan Posyandu di Jl. Kalimantan.

Baca Juga :  Panen 24 Ribu Ayam Broiler, Pemprov Kalteng Perkuat Ketahanan Pangan dengan Teknologi Close House

Berdasarkan dari data yang dikumpulkan oleh BPBD Kota Palangka Raya, ablasi telah terjadi sejak 1 Januari 2023 lalu dengan jumlah rumah yang amblas empat unit.

Kemudian ablasi kembali terjadi yang menyebabkan tiga rumah amblas rusak berat, lalu ablasi terjadi lagi pada 17 Januari dengan rumah amblas mencapai delapan unit.

Total kerusakan akibat ablasi adalah 15 unit rumah dan berdampak pada 35 jiwa.

Berdasarkan prakiraan cuaca per 19 sampai 20 Januari 2023 yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kota Palangka Raya didominasi cuaca berawan dan hujan ringan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah setempat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ablasi yang terjadi akibat faktor cuaca.

Masyarakat turut diimbau untuk mengikuti instruksi dari pemerintah daerah setempat guna meminimalkan potensi adanya korban jiwa akibat peristiwa tersebut. (Nova Eliza Putri)

Berita Terkait

RSUD Doris Sylvanus Raih Penghargaan Internasional WSO Platinum, Pemprov Kalteng Perkuat Layanan Stroke hingga Desa
Rakor Desa dan Kelurahan se-Kalteng 2026 Siap Digelar, Pemprov Perkuat Antisipasi Karhutla
Pemprov Kalteng Perkuat Strategi Pengendalian Inflasi, Stabilitas Harga Jadi Prioritas
Pemprov Kalteng Gelar Rakor TEPRA, Percepat Realisasi Anggaran dan Pembangunan Daerah
Operasi Karhutla Kalteng Diperkuat, Satgas Udara dan Darat Bergerak Cegah Meluasnya Api
Panen Melon Smart Greenhouse Kalteng Tembus 1,1 Ton, Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Teknologi
Panen 24 Ribu Ayam Broiler, Pemprov Kalteng Perkuat Ketahanan Pangan dengan Teknologi Close House
Kalteng Masuk 7 Besar Nasional, Raih Predikat Sangat Baik dalam Penilaian PTSP dan Percepatan Berusaha 2026

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:25 WIB

RSUD Doris Sylvanus Raih Penghargaan Internasional WSO Platinum, Pemprov Kalteng Perkuat Layanan Stroke hingga Desa

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Rakor Desa dan Kelurahan se-Kalteng 2026 Siap Digelar, Pemprov Perkuat Antisipasi Karhutla

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Pemprov Kalteng Gelar Rakor TEPRA, Percepat Realisasi Anggaran dan Pembangunan Daerah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Operasi Karhutla Kalteng Diperkuat, Satgas Udara dan Darat Bergerak Cegah Meluasnya Api

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Panen Melon Smart Greenhouse Kalteng Tembus 1,1 Ton, Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Teknologi

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Panen 24 Ribu Ayam Broiler, Pemprov Kalteng Perkuat Ketahanan Pangan dengan Teknologi Close House

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:30 WIB

Kalteng Masuk 7 Besar Nasional, Raih Predikat Sangat Baik dalam Penilaian PTSP dan Percepatan Berusaha 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:33 WIB

Menkopolkam Tinjau Karhutla di Kalteng, Gubernur Agustiar Sabran Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Puncak Kemarau

Berita Terbaru