Tips Pertolongan Pertama pada Keracunan Makanan

- Jurnalis

Selasa, 17 Januari 2023 - 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pertolongan pertama pada keracunan makanan. (Pixabay/mohammed_hassan)

Ilustrasi pertolongan pertama pada keracunan makanan. (Pixabay/mohammed_hassan)

1TULAH.COMKeracunan makanan bisa saja disebabkan oleh makan makanan yang terkontaminasi. Dalam kebanyakan kasus, makanan belum dimasak dengan benar dan terkontaminasi oleh bakteri penyakit.

Secara umum, pertolongan pertama pada keracunan makanan bisa diatasi dengan meminum banyak air putih. Namun selian itu, ada langkah lainnya yang bisa dilakukan untuk menekan kontaminasi.

Apa saja pertolongan pertama pada keracunan makanan? Merangkum laman NHS Inform, keracunan biasanya tidak serius dan kebanyakan orang bisa sembuh dalam beberapa hari tanpa pengobatan.

Pada sebagian besar kasus keracunan makanan, umumnya makanan yang dikonsumsi terkontaminasi oleh bakteri salmonella atau Escherichia coli (E. coli) , atau virus, seperti norovirus .

Gejala umum keracunan makanan biasanya dimulai dalam satu hingga dua hari setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, meskipun beberapa dapat dimulai sekitar beberapa jam atau beberapa minggu kemudian.

Gejala utamanya meliputi:

mual
muntah
diare kadang mengandung darah atau lendir
kram perut atau sakit perut
lemas
kehilangan selera makan
demam
sakit di bagian otot
meriang
Anda harus menghubungi dokter umum jika:

Baca Juga :  Sukses Tekan Stunting, Murung Raya Sabet Tiga Penghargaan Tingkat Provinsi

Gejala semakin parah, misalnya muntah berulang kali.
Tubuh tak mulai membaik setelah beberapa hari.
Memiliki gejala dehidrasi parah seperti kebingungan, detak jantung jadi cepat, mata cekung dan sedikit atau bahkan tidak ada urin yang keluar.
Dalam keadaan hamil.
Berusia di atas 60 tahun.
Memiliki kondisi yang mendasari jangka panjang, seperti radang usus (IBD), penyakit katup jantung, diabetes atau penyakit ginjal.
Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah – misalnya karena pengobatan kanker atau HIV.
Pertolongan Pertama pada Keracunan Makanan

1. Kontrol mual dan muntah

Untuk mengontrol perasaan mual dan muntah berlebihan, hindari makanan bertekstur padat. Sebaiknya konsumsi makanan ringan seperti biskuit asin atau roti.

Jangan makan makanan pedas, berminyak atau yang memiliki rasa tajam lainnya seperti asam atau manis berlebihan. Makanan dengan rasa hambar lebih disarankan agar tak memancing mual.

2. Hindari dehidrasi

Saat keracunan makanan, kita akan mengalami diare yang menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan. Tetap minum air putih meskipun hanya bisa menelannya sedikit demi sedikit.

Baca Juga :  Sidang UU Peradilan Militer di MK: Aktivis Tuntut Prajurit Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Minum larutan rehidrasi jika diare dan muntah tak terkendali. Indikasi utamanya adalah diare yang berangsung lebih dari 24 jam.

Penyebab keracunan makanan secara umum dapat menjadi 4 yaitu bakteri dan virus, parasit, jamur maupun alergi. Laman halodoc menulis penjelasannya seperti di bawah ini:

Alergi: Beberapa jenis makanan seperti kacang-kacangan, susu, telur, ikan, kerang, gandum atau kedelai dapat menyebabkan reaksi alergi pada orang.
Jamur: Jamur adalah penyebab kasus keracunan makanan alami yang paling umum setelah bakteri dan virus. Jamur juga bisa ditemui sebagai racun kimia tambahan.
Parasit: Parasit adalah organisme yang memperoleh makanan dari inang. Parasit bawaan makanan yang paling umum ditemui adalah protozoa, cacing gelang dan cacing pita.
Bakteri dan virus: Dua hal ini adalah penyebab keracunan makanan yang paling umum. Gejala dan tingkat keparahannya bervariasi, tergantung dari bakteri atau virus yang telah mencemari.
Itulah pertolongan pertama pada keracunan makanan. Semoga tulisan ini bermanfaat dan bisa menjadi solusi dalam keadaan darurat.

(suara.com)

Berita Terkait

Keua DPR Soroti Perlintasan Sebidang Usai Insiden KRL di Bekasi
Pengedar Sabu Sungai Lunuk Diciduk, Segini Barbuknya
Keretakan di Jantung Minyak Dunia: UEA Mundur dari OPEC, “The Beginning of the End”?
Hubungan Oposisi dan Penguasa Mencair? Makna Kehadiran Rocky Gerung di Pelantikan Menteri
Noel Ancam Gugat KPK Rp 300 Triliun! Satu Rupiah Pun Tidak Akan Saya Ambil, Semua buat Buruh
Sukses Tekan Stunting, Murung Raya Sabet Tiga Penghargaan Tingkat Provinsi
Sidang UU Peradilan Militer di MK: Aktivis Tuntut Prajurit Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum
Targetkan Jadi Destinasi Utama, DPRD Kalteng Matangkan Aturan Investasi dan PTSP

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 13:18 WIB

Keua DPR Soroti Perlintasan Sebidang Usai Insiden KRL di Bekasi

Kamis, 30 April 2026 - 10:57 WIB

Pengedar Sabu Sungai Lunuk Diciduk, Segini Barbuknya

Kamis, 30 April 2026 - 10:37 WIB

Keretakan di Jantung Minyak Dunia: UEA Mundur dari OPEC, “The Beginning of the End”?

Kamis, 30 April 2026 - 07:57 WIB

Hubungan Oposisi dan Penguasa Mencair? Makna Kehadiran Rocky Gerung di Pelantikan Menteri

Kamis, 30 April 2026 - 06:17 WIB

Noel Ancam Gugat KPK Rp 300 Triliun! Satu Rupiah Pun Tidak Akan Saya Ambil, Semua buat Buruh

Rabu, 29 April 2026 - 20:40 WIB

Sukses Tekan Stunting, Murung Raya Sabet Tiga Penghargaan Tingkat Provinsi

Rabu, 29 April 2026 - 05:43 WIB

Sidang UU Peradilan Militer di MK: Aktivis Tuntut Prajurit Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Selasa, 28 April 2026 - 18:57 WIB

Targetkan Jadi Destinasi Utama, DPRD Kalteng Matangkan Aturan Investasi dan PTSP

Berita Terbaru

Pelaku dan barang bukti yang diamankan Satresnarkoba Polres Mura. (Foto :ist)

Berita

Pengedar Sabu Sungai Lunuk Diciduk, Segini Barbuknya

Kamis, 30 Apr 2026 - 10:57 WIB