Sebut Gagal Gegara Capreskan Anies Baswedan, Jawaban NasDem Bikin Politisi PDIP ini ‘Makjleb’

- Jurnalis

Senin, 19 Desember 2022 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai NasDem (Nasional Demokrat) Surya Paloh (kiri) bersama dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani (kanan) jalan bersama usai menggelar pertemuan di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta Pusat, Senin (22/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Ketua Umum Partai NasDem (Nasional Demokrat) Surya Paloh (kiri) bersama dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani (kanan) jalan bersama usai menggelar pertemuan di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta Pusat, Senin (22/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

1TULAH.COM-Politisi PDIP dan NasDem saling sindir. Terutama terkait dengan pencapresan Anies Baswedan yang telah dideklerasikan oleh Ketua Umum Partai NasDem beberapa waktu lalu.

Seiring itu pula, berbagai kritikan terhadap pencapresan mantan Gubernur DKI Jakarta ini, bermunculan. Teranyar, datang dari politisi PDIP yang duduk di DPRD DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak pada tayangan Kanal YouTube Indonesia Lawyers Club dikutip pada Senin, (19/12/2022)

Ia menyebutkan, partai NasDem disebut sebagai partai yang gagal, lantaran telah memberi sobekan tiket pencapresan 2024 kepada Anies Baswedan. Hal tersebut menyusul sosok mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut bukan lahir dari kader partai manapun.

“Adalah partai gagal mencalonkan orang lain yang bukan kadernya untuk menjadi calon presiden,” ucap anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP, Gilbert Simanjuntak pada tayangan Kanal YouTube Indonesia Lawyers Club dikutip pada Senin, (19/12/2022).

Baca Juga :  Masuk Jajaran Wantimpres Prabowo, Rocky Gerung: Saya Cuma Pindah dari Luar ke Dalam

Ia menegaskan, tujuan dari terbentuknya sebuah partai politik adalah untuk mendirikan kadernya menjadi calon presiden, bukan dari orang luar partai.

“Buat apa partai politik? Buat apa dana pembinaan yang diterima dari pemerintah?” tanyanya.

Kritikan ini, ternyata juga mendapat respons dari politisi senior Partai Nasdem Bestari Barus yang membuat ‘makjleb’ politisi PDIP Gilbert Simandjuntak.

Dalam hal ini, Bestari mengatakan Partai NasDem terbilang partai modern dan lebih pemberani daripada PDIP, yang hingga saat ini belum berani memunculkan Capresnya.

Gilbert juga membantah jika partai yang diketuai oleh Megawati tersebut takut, hanya karena belum memberikan nama sebagai calon presiden berikutnya.

PDIP, kata dia, justru sedang menunggu momen yang tepat untuk mendeklarasikan calon presiden mereka.

“Tidak pernah kami mengatakan PDIP belum berani, hanya menunggu momen,” tuturnya.

Baca Juga :  Detik-Detik Dede Sunandar Tumbang di Ring Tinju usai Kena Pukulan Telak Vicky Prasetyo

Politikus senior Partai Nasdem Bestari Barus membeberkan alasan mengapa partainya memilih calonkan Anies Baswedan ketimbang kadernya sendiri.

Bagi NasDem, memberi kesempatan untuk anak bangsa adalah cara berpolitik yang lebih modern.

“Inilah bedanya partai modern dan ekslusif. Ketika kita memberi ruang kepada orang yang bukan petugas partai, anak muda yang tidak pernah berpartai kemudian bisa dicalonkan menjadi pemimpin baik itu DPR, DPRD, Walikota, Bupati, lebih baik mencari dari lingkaran kecil itu,” jelasnya.

“Saya kira kita memberikan kesempatan buat anak bangsa untuk maju mendapat kesempatan,” sambungnya.

Menurut Bestari, Anies Baswedan jauh lebih pemberani dicalonkan dan mencalonkan sebagai bakal calon presiden ketimbang PDIP yang masih berdiam diri.

“Ini pemberani betul pak, saking beraninya sekarang saja sudah dicalonkan dia berani, PDIP enggak berani-berani mencalonkan siapa pun,” katanya. (Sumber:suara.com)

Berita Terkait

Pelantikan Kepala BRAN Menuai Kritik: Penunjukan Komjen Dedi Prasetyo Dinilai Bermasalah
Mengenal 3 Pria yang Pernah Mengisi Hati Shandy Aulia: Dari Aktor hingga Mantan Suami
Detik-Detik Dede Sunandar Tumbang di Ring Tinju usai Kena Pukulan Telak Vicky Prasetyo
Mengubah Rumput Purun Kalimantan Selatan Jadi Produk Modern: Kisah Alexandra Christy dan Gaia Weave Jaga Gambut
Masuk Jajaran Wantimpres Prabowo, Rocky Gerung: Saya Cuma Pindah dari Luar ke Dalam
Aturan Kepemilikan Tato bagi Anggota Polri: Ketentuan, Pengecualian Adat, dan Sanksi Disiplin
Presiden Prabowo Subianto Resmi Lantik 26 Anggota Wantimpres: Berikut Daftar Lengkap dan Perannya
Atasi Dampak Karhutla, PC GP Ansor dan IWO Barito Timur Bagi-Bagi Masker ke Warga

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Mengenal 3 Pria yang Pernah Mengisi Hati Shandy Aulia: Dari Aktor hingga Mantan Suami

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Detik-Detik Dede Sunandar Tumbang di Ring Tinju usai Kena Pukulan Telak Vicky Prasetyo

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Mengubah Rumput Purun Kalimantan Selatan Jadi Produk Modern: Kisah Alexandra Christy dan Gaia Weave Jaga Gambut

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Masuk Jajaran Wantimpres Prabowo, Rocky Gerung: Saya Cuma Pindah dari Luar ke Dalam

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Aturan Kepemilikan Tato bagi Anggota Polri: Ketentuan, Pengecualian Adat, dan Sanksi Disiplin

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Presiden Prabowo Subianto Resmi Lantik 26 Anggota Wantimpres: Berikut Daftar Lengkap dan Perannya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Atasi Dampak Karhutla, PC GP Ansor dan IWO Barito Timur Bagi-Bagi Masker ke Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Hari Kesaktian Pancasila 2026: Legislator Kalteng Ajak Perkuat Falsafah Huma Betang

Berita Terbaru