Heboh, Suara Ledakan Keras di Asrama Polisi, Ini Penjelasan Kapolda Jateng

- Jurnalis

Senin, 26 September 2022 - 06:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi (Polda Jateng)

Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi (Polda Jateng)

1TULAH.COM – Suara ledakan keras sempat menghebohkan warga di asrama Polisi di Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu 25 September 2022.

Akibat insiden ledakan itu melukai seorang anggota Polres Sukoharjo. Korban mengalami luka bakar hingga 75 persen dan mengalami luka terbuka pada bagian kaki.

Diketahui orban atas nama Bripka Dirgantara Pradipta yang kini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kapolda Jawa Tengah menyatakan ledakkan bukan berasal dari bom teroris, namun paket berisi sebuk hitam bahan petasan.

Baca Juga :  Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang

“Kami pastikan tidak ada unsur teror sama sekali,” kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi melansir suara.com

Luthfi menjelaskan, ledakkan itu disebabkan kelalaian anggota. Ledakan itu berasal dari paket berisi bubuk hitam yang digunakan sebagai bahan petasan.

Menurutnya, bubuk hitam ini merupakan barang bukti yang disita polisi pada April 2021. Dan tidak semua barang bukti yang disita pada operasi jelang Lebaran itu dimusnahkan.

Barang bukti berupa paket bubuk hitam ini dibawa pulang ke rumah dan meledak di rumah anggota.

Baca Juga :  Viral Ancaman Tutup Rekening Massal BNI, Buntut Kasus Dana Umat di Aek Nabara Sumut

“Kami jelaskan bahwa ledakan itu tidak ada unsur teror, hanya kelalaian anggota kami saja. Terkait kelalaiannya apa, kami masih menunggu karena dalam perawatan di rumah sakit,” ujarnya

Paket bubuk hitam berupa bahan petasan ini disita Polisi dalam sebuah operasi. Dan tidak semua barang bukti itu dimusnahkan. Celakanya, bahan ini dibawa pulang anggota dan meledak. (suara.com)

Berita Terkait

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan
Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS
BMKG Imbau Warga Waspada Pasca Gempa Magnitudo 6,0 di Timor Tengah Utara
Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat
Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak
Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi
Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!
Harga BBM & LPG Nonsubsidi Naik: Strategi Efisiensi Pengusaha hingga Fenomena Porsi Makan yang ‘Menciut’

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan

Selasa, 21 April 2026 - 18:35 WIB

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 April 2026 - 13:55 WIB

BMKG Imbau Warga Waspada Pasca Gempa Magnitudo 6,0 di Timor Tengah Utara

Selasa, 21 April 2026 - 13:40 WIB

Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat

Selasa, 21 April 2026 - 12:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak

Selasa, 21 April 2026 - 09:41 WIB

Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi

Selasa, 21 April 2026 - 05:57 WIB

Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!

Selasa, 21 April 2026 - 05:47 WIB

Harga BBM & LPG Nonsubsidi Naik: Strategi Efisiensi Pengusaha hingga Fenomena Porsi Makan yang ‘Menciut’

Berita Terbaru

Perwakilan karyawan PT AKT usai audiensi dengan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Murung Raya di Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Berita

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 Apr 2026 - 18:35 WIB