Dukung Dongkrak PAD RSUD Jarse Buntok, Dua Legislator Senior Sarankan Ini ke Pj Bupati

- Jurnalis

Rabu, 22 Juni 2022 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Raden Sudarto (atas) & Tamarzam anggota DPRD Kabupaten Barsel. Foto. Alifansyah/1tulah.com

H. Raden Sudarto (atas) & Tamarzam anggota DPRD Kabupaten Barsel. Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com,BUNTOK –Kalangan DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), meminta kepada Pj Bupati agar segera membuat Surat Edaran (SE) kepada seluruh Perusahaan Besar Swasta (PBS) di wilayah Barsel supaya bisa bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jaraga Sasameh (Jarse) Buntok.

Hal ini terkait dengan rencana RSUD Jarse Buntok yang ingin melakukan kerjasama dengan salah satu PBS yang beroperasi di wilayah setempat, sebagai upaya mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita menyarankan kalau bisa SE Pj Bupati tersebut disampaikan ke semua perusahaan yang ada di Kabupaten ini, supaya dapat bekerjasama dengan RSUD, tapi juga kepada perusahaan-perusahan milik daerah lainnya,” kata Raden Sudarto, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Barsel kepada 1tulah.com di Buntok, Rabu (22/6/2022).

Menurutnya, saat ini Barsel belum memiliki peraturan khusus mengenai hal tersebut, maka ia mengharapkan agar Pj Bupati Lisda Arriyana segera mengambil kebijakan untuk membantu RSUD untuk mendorong semua PBS yang beroperasi di Wilayah setempat agar bisa segera membangun kerjasama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Baca Juga :  MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Apalagi saat ini, lanjut ia, akreditasi RSUD Jarse Buntok sudah meningkat serta memiliki fasilitas yang lengkap serta memenuhi syarat untuk menjadi rumah sakit rujukan.

“RS kita ini kan juga (sudah menjadi) rumah sakit rujukan, kelasnya juga (sudah) memenuhi kalau itu memang digunakan untuk kegiatan-kegiatan seperti Medical Check Up (MCU) sudah memenuhi syarat mereka. Jadi kenapa (harus) ke (RS) lain?,” kata pria yang akrab disapa Haji Alex ini.

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, hal tersebut sangat perlu dilakukan sebab untuk mendorong Pemerintah dalam upaya meningkatkan PAD.

“Apalagi perusahaan mereka beroperasi di wilayah Barsel, jadi kita minta mereka (ikut) berkewajiban untuk membantu Daerah, dan kita juga mengharapkan mereka bisa berkontribusi untuk Daerah kita, karena mereka bekerja di sini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Ia mencontohkan, Perbup (Penerimaan Karyawan Lokal) itu kan salah satu upaya Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengurangi jumlah pengangguran di wilayah Barsel dan menyerap tenaga kerja lokal sebanyak-banyaknya.

Di tempat sama, anggota komisi II DPRD Barsel, Tamarzam, menambahkan, untuk mendorong agar semua PBS ini mau bekerjasama dengan BUMD, Prerintah Kabupaten (Pemkab) harus terus aktif mendorong dalam hal peningkatan kualitas di RS itu sendiri.

Baik itu pelayanan, ketersediaan fasilitas kesehatan dan juga Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada. “Hal ini bertujuan untuk memenuhi standard yang dibutuhkan oleh pihak perusahaan-perusahaan tersebut,” ucap pria yang akrab disapa Ake ini.

Menurutnya, tidak mungkin perusahaan-perusahaan ini mau bekerjasama dengan Rumah Sakit, kalau fasilitas yang kita punya tidak sesuai dengan standar yang mereka butuhkan. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari
Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN
Polda Kalsel Sidik 13 Korporasi Karhutla: Terlibat Modal Asing, Tersebar di 4 Kabupaten
Prakiraan Cuaca BMKG 24 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kota-Kota Ini
Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun
Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara
Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng
Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Prakiraan Cuaca BMKG 24 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kota-Kota Ini

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan

Berita Terbaru