Ketergantungan Dana Transfer Masih Tinggi, DPRD Kalteng Minta Pemda Digitalisasi Retribusi dan Genjot BUMD

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Fraksi Partai NasDem DPRD Kalteng, Bryan Iskandar, Foto:Istimewa/1tulah.com

Juru Bicara Fraksi Partai NasDem DPRD Kalteng, Bryan Iskandar, Foto:Istimewa/1tulah.com

1TULAH.COM-Fraksi Partai NasDem DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) menyoroti masih tingginya ketergantungan keuangan daerah terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Untuk menjaga kesinambungan pembangunan, Pemerintah Daerah (Pemda) didorong segera mengambil langkah konkret dengan memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Juru Bicara Fraksi Partai NasDem DPRD Kalteng, Bryan Iskandar, menyampaikan bahwa meski realisasi PAD menunjukkan pencapaian yang baik, postur pendapatan daerah Kalteng saat ini masih sangat didominasi oleh dana transfer pusat. Hal tersebut disampaikannya dalam Pemandangan Umum terhadap Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 pada Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Jumat (26/6/2026).

“Kami mencatat postur pendapatan daerah masih ditopang oleh pendapatan transfer,” kata Bryan.

Risiko Ketergantungan Dana Transfer dan Solusi Road Map Fiskal

Menurut Bryan, ketergantungan yang tinggi terhadap alokasi transfer pusat membuat ruang gerak fiskal daerah rentan terhadap perubahan kebijakan nasional. Jika terjadi penyesuaian alokasi dari pusat, Pemda akan menghadapi tantangan dalam menjaga pembiayaan berbagai program prioritas dan pelayanan publik.

Baca Juga :  Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan

Guna mengatasi risiko tersebut, Fraksi NasDem menyarankan Pemda Kalteng untuk menyusun road map (peta jalan) peningkatan kemandirian fiskal secara bertahap. Tiga strategi utama yang diusulkan meliputi:

  • Intensifikasi Pajak Daerah: Mengoptimalkan pendataan dan pemungutan potensi pajak lokal.

  • Digitalisasi Retribusi: Memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi penerimaan daerah.

  • Optimalisasi BUMD: Memaksimalkan kinerja Badan Usaha Milik Daerah agar memberikan kontribusi dividen yang signifikan terhadap PAD.

Mendorong Pembangunan Berkelanjutan di Kalimantan Tengah

Fraksi NasDem menilai Kalimantan Tengah memiliki potensi sumber daya yang melimpah untuk digali sebagai sumber penerimaan daerah. Kendati demikian, pengelolaan potensi tersebut membutuhkan perencanaan yang terarah dan terstruktur.

Baca Juga :  Dinilai Lembek ke Nusron Wahid, MAKI Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas

“Yang kami dorong bukan sekadar mengejar angka PAD, tetapi membangun sistem yang membuat daerah semakin mandiri dalam membiayai pembangunan. Potensi itu ada dan harus dimaksimalkan melalui perencanaan yang terarah,” tegas Bryan.

Kemandirian fiskal yang kuat dinilai akan memberikan keleluasaan bagi pemerintah daerah dalam merancang serta mengeksekusi program-program strategis sesuai kebutuhan masyarakat Kalteng, tanpa bergantung penuh pada dinamika kebijakan keuangan nasional.

Fraksi Partai NasDem berharap rekomendasi ini menjadi perhatian serius dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban APBD 2025, sehingga fondasi keuangan Kalteng ke depan semakin kokoh dan berkesinambungan. (Ingkit)

Berita Terkait

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel
Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan
Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati
Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?
Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian
Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Berita Terbaru