Anggota DPRD Kalteng Faridawaty Atjeh Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas SDM Pemuda

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalteng, dari Komisi III, Faridawaty Darland Atjeh, SE., MM. Foto:Istimewa

Anggota DPRD Kalteng, dari Komisi III, Faridawaty Darland Atjeh, SE., MM. Foto:Istimewa

1TULAH.COM-Masa depan suatu bangsa sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki saat ini. Hal tersebut ditegaskan oleh Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh. Ia menyerukan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam meningkatkan kapasitas generasi muda agar mampu menjawab dinamika dan tantangan zaman yang kian kompleks.

Menurut Faridawaty, yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Partai Nasdem Kalteng, pemuda Indonesia masa kini beruntung karena memiliki peluang yang jauh lebih besar dibanding generasi terdahulu. Akses pendidikan yang makin terbuka, pesatnya kemajuan teknologi informasi, serta tumbuhnya berbagai sektor ekonomi modern memberikan ruang gerak yang luas bagi pemuda untuk berkarya dan berkontribusi secara nyata.

“Pemuda harus berani mengambil peran sebagai pelaku pembangunan. Jangan hanya menjadi penonton, tetapi jadilah bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dan bangsa,” ujar Faridawaty, Jumat (5/6/2026).

Perjuangan Era Digital: Prestasi, Inovasi, dan Keterampilan

Wakil Rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng I—meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Gunung Mas—ini menilai bahwa bentuk perjuangan generasi muda telah bergeser. Jika para pendiri bangsa berjuang melalui perlawanan fisik, generasi saat ini dituntut mengejawantahkan semangat perjuangan melalui peningkatan kompetensi, kreativitas, inovasi, dan adaptabilitas.

Baca Juga :  Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Perjuangan pemuda masa kini terwujud dalam bentuk pencapaian di pelbagai sektor strategis, antara lain:

  • Pendidikan & Teknologi: Penguasaan ilmu pengetahuan dan literasi digital untuk menciptakan solusi berbasis riset.

  • Kewirausahaan & Ekonomi Kreatif: Pembukaan lapangan kerja baru serta pengembangan potensi bisnis lokal.

  • Sosial, Olahraga, & Seni Budaya: Penguatan identitas daerah serta aksi nyata yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Bangsa ini membutuhkan generasi muda yang memiliki integritas, karakter kuat, kemampuan berpikir kritis, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Mereka inilah yang akan menentukan kualitas Indonesia beberapa dekade ke depan,” kata Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kalteng tersebut.

Mendorong Kontribusi Pemuda dalam Pembangunan Daerah Kalteng

Lebih lanjut, Faridawaty menggarisbawahi besarnya potensi daerah Kalimantan Tengah yang membutuhkan sentuhan inovatif generasi muda. Sektor pertanian, pariwisata, pendidikan, hingga pelestarian lingkungan hidup memerlukan energi dan ide-ide segar agar dapat berkembang secara optimal.

Keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi aktif masyarakat, terutama kalangan muda yang adaptif terhadap perubahan, menjadi pilar utama keberlanjutan pembangunan Kalteng.

Selain memanfaatkan peluang, Faridawaty mengingatkan pentingnya sikap bijak dalam merespons era digital. Kemajuan teknologi informasi harus dimaksimalkan untuk memperluas wawasan, mengasah keterampilan, membangun jejaring profesional, dan menciptakan peluang usaha. Pemuda diimbau tidak terjebak dalam arus disinformasi atau penyebaran berita bohong yang berpotensi memecah belah persatuan.

Baca Juga :  Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Pemuda Sebagai Penggerak Perubahan Masa Kini

Faridawaty optimistis SDM muda Indonesia, khususnya di Kalteng, mampu bersaing di kancah nasional maupun global selama memiliki komitmen untuk terus belajar sepanjang hayat (lifelong learning).

“Pemuda adalah aset terbesar bangsa. Ketika mereka memiliki pendidikan yang baik, karakter yang kuat, serta kesempatan untuk berkembang, maka Indonesia akan memiliki fondasi yang kokoh untuk menjadi negara maju. Karena itu, generasi muda harus terus didorong agar berani bermimpi besar, bekerja keras, dan mengambil peran nyata dalam pembangunan,” tegasnya.

Momentum refleksi kebangsaan tahunan diharapkan dapat terus memantik kesadaran kolektif bahwasanya kemajuan bangsa terikat kuat pada kontribusi pemuda dalam menjaga persatuan dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

“Generasi muda bukan hanya pemimpin masa depan, tetapi juga penggerak perubahan hari ini. Dari tangan merekalah masa depan Indonesia akan ditentukan,” tutup Faridawaty. (Ingkit)

Berita Terkait

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel
Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan
Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati
Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?
Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian
Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Berita Terbaru