Ketua DPRD Kapuas Ardiansah mengatakan peningkatan kapasitas diperlukan agar pembahasan anggaran dapat dilakukan secara lebih cermat dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.
“Melalui Bimtek ini, kami ingin memperkuat pemahaman dalam membahas perubahan APBD sehingga setiap kebijakan anggaran dapat diarahkan secara efektif dan tepat sasaran,” ujar Ardiansah, Minggu (9/8/2026).
Ia menambahkan, pemahaman yang baik terhadap KUPA, PPAS-P hingga Raperda Perubahan APBD menjadi penting untuk memastikan proses penganggaran berjalan transparan dan akuntabel.
Menurutnya, hasil dari kegiatan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam pembahasan perubahan APBD 2026, sehingga anggaran yang disusun benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan Kabupaten Kapuas.
“Prinsip transparansi dan akuntabilitas harus tetap menjadi perhatian dalam setiap pembahasan anggaran,” pungkasnya.(*)
Penulis : Yehezkiel
Editor : Dadang Hardiwan

![Perjalanan Cinta Roberto Carlos: Punya 11 Anak dari 7 Wanita Berbeda dan Menikah 4 Kali [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/bantah-mualaf-360x200.jpg)







![Warga melintas di samping bangunan rumah yang roboh akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu (19/8/2026). [ANTARA FOTO/Mega Tokan/app/nym]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/bencana-mk-225x129.jpg)













![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

