1TULAH.COM, Palangka Raya – Penerapan teknologi pertanian modern melalui Smart Greenhouse milik Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah kembali membuktikan hasil positif. Sebanyak 1,1 ton melon premium berhasil dipanen dari 880 tanaman hidroponik di Smart Greenhouse II yang berada di UPT Balai Pengujian Mutu Pakan, Perbibitan, dan Hijauan Makanan Ternak (BPMPPHMT), Jalan Tjilik Riwut Km 38, Palangka Raya, Minggu (2 Agustus 2026).
Keberhasilan panen tersebut menjadi bukti bahwa penerapan teknologi budidaya modern mampu meningkatkan produktivitas hortikultura, menghasilkan komoditas berkualitas tinggi, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Kegiatan panen dipimpin Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah Rendy Lesmana dan dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran beserta jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah Rendy Lesmana mengatakan pengembangan Smart Greenhouse merupakan inovasi pertanian yang mengintegrasikan teknologi dengan praktik budidaya berkelanjutan guna meningkatkan produktivitas serta nilai ekonomi hasil pertanian.
“Melalui Smart Greenhouse, kami ingin menunjukkan bahwa penerapan teknologi budidaya mampu menghasilkan produk hortikultura yang berkualitas, lebih efisien, dan memiliki nilai ekonomi. Harapannya, model seperti ini dapat direplikasi oleh kelompok tani maupun masyarakat sesuai potensi yang dimiliki,” ujarnya.
Smart Greenhouse II memiliki luas sekitar 500 meter persegi dengan sistem budidaya hidroponik modern. Dari 880 tanaman melon yang dibudidayakan, mampu menghasilkan sekitar 1,1 ton dalam satu kali masa panen.
Berbagai varietas unggulan yang dikembangkan meliputi Kansen (Legi Hami), Dalmesion, Honey Ground, Validas (Hami), Hamichi (Sweet Hami), dan Sweet Net 9 (Legi Songo) yang memiliki cita rasa, tekstur, serta kualitas buah yang berbeda.
Menurut Rendy, pengembangan kawasan Smart Greenhouse akan terus dilakukan secara bertahap. Saat ini Smart Greenhouse III telah memasuki fase budidaya dan ditargetkan memasuki masa panen pada akhir Agustus 2026.
Selain meningkatkan produksi hortikultura, kawasan tersebut juga diproyeksikan menjadi pusat edukasi pertanian modern, laboratorium pembelajaran, sekaligus lokasi pengembangan inovasi pertanian bagi petani, mahasiswa, dan generasi muda di Kalimantan Tengah.
TP PKK Kalteng Dorong Ketahanan Pangan Dimulai dari Keluarga
Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran meninjau proses budidaya melon sebagai bagian dari penguatan program ketahanan pangan keluarga.
Menurutnya, pemanfaatan lahan pekarangan merupakan langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.
“Gerakan PKK memiliki peran penting dalam menggerakkan keluarga agar mampu memanfaatkan potensi yang dimiliki di lingkungan sekitar. Optimalisasi pekarangan melalui budidaya pertanian sederhana diyakini mampu melahirkan keluarga yang lebih sehat, mandiri, produktif, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Aisyah menambahkan, seluruh program TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah akan terus diselaraskan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta mendukung visi Kalteng BERKAH, Kalteng Maju.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan lahir berbagai inovasi yang mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mempercepat penurunan stunting, serta mengembangkan ekonomi keluarga berbasis potensi lokal.
Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut Wakil Ketua sekaligus Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Nunu Andriani, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah Adiah Chandra Sari, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.(*)
Penulis : Hewu
Editor : Apri























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

