Museum Balanga Kalteng Gelar Seminar Uang Logam Kuno, Edukasi Sejarah dan Warisan Budaya untuk Generasi Muda

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah Adi Soeseno membuka Seminar Uang Logam Koleksi Museum Balanga Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat pelestarian sejarah, edukasi budaya, dan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya Kalimantan Tengah. Rabu (29/7/26).

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah Adi Soeseno membuka Seminar Uang Logam Koleksi Museum Balanga Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat pelestarian sejarah, edukasi budaya, dan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya Kalimantan Tengah. Rabu (29/7/26).

1tulah.com, Palangka Raya – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah melalui UPT Museum Balanga Kalimantan Tengah menggelar Seminar Uang Logam Koleksi Museum Balanga Tahun 2026 di Museum Balanga Kalimantan Tengah, Rabu (29 Juli 2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian warisan budaya sekaligus memperkuat edukasi sejarah kepada generasi muda melalui pemanfaatan koleksi museum.

Seminar dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Adi Soeseno. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa koleksi uang logam kuno bukan sekadar benda peninggalan masa lalu, tetapi merupakan bukti autentik perjalanan sejarah, perdagangan, serta perkembangan ekonomi yang pernah berlangsung di Kalimantan Tengah.

“Koleksi uang logam yang tersimpan di Museum Balanga merupakan bukti autentik rekam jejak jalur perdagangan, interaksi budaya antarbangsa, serta dinamika ekonomi masa lampau yang pernah berkembang di Bumi Tambun Bungai,” ujarnya.

Adi menjelaskan, melalui seminar tersebut masyarakat diajak tidak hanya mengagumi bentuk fisik koleksi uang logam, tetapi juga memahami cerita sejarah, nilai budaya, dan peradaban yang tersimpan di balik setiap koleksi.

Baca Juga :  Karhutla Kalteng Capai 85 Kejadian, 16.387 Personel Gabungan Disiagakan

Menurutnya, museum harus terus dikembangkan sebagai pusat edukasi, laboratorium peradaban, dan sumber informasi ilmiah yang mampu menjawab kebutuhan pembelajaran masyarakat di era modern.

“Pelajari sejarahnya, ambil nilai-nilai kearifan lokalnya, dan transformasikan pengetahuan tersebut menjadi inovasi yang mampu memperkuat identitas kita sebagai bangsa yang besar, yang berakar pada semangat Bhinneka Tunggal Ika,” pesannya kepada para peserta seminar.

Museum Balanga Didorong Menjadi Pusat Edukasi Budaya

Lebih lanjut, Adi menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk terus melakukan revitalisasi Museum Balanga agar tidak hanya menjadi destinasi wisata budaya, tetapi juga berkembang sebagai pusat pembelajaran sejarah yang diminati masyarakat lokal maupun mancanegara.

Sementara itu, Plt. Kepala UPT Museum Balanga Kalimantan Tengah, Richard Jimmy, menjelaskan bahwa seminar bertujuan memberikan edukasi mengenai sejarah uang logam yang menjadi bagian dari koleksi Museum Balanga sekaligus menggali nilai-nilai sejarah jalur perdagangan dan perkembangan ekonomi masa lampau di Kalimantan Tengah.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama

Menurutnya, kajian terhadap koleksi museum memiliki peran penting dalam memperkaya pengetahuan masyarakat mengenai sejarah daerah sekaligus memperkuat identitas budaya.

“Kegiatan edukasi dan transfer pengetahuan ini menyasar generasi muda dengan melibatkan para pelajar tingkat SMA/sederajat di Kota Palangka Raya,” jelasnya.

Richard berharap seminar tersebut mampu meningkatkan minat pelajar dan mahasiswa untuk mengenal sejarah bangsa, mencintai warisan budaya, serta memanfaatkan museum sebagai ruang belajar yang interaktif dan inspiratif.

Melalui Seminar Uang Logam Koleksi Museum Balanga Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian benda cagar budaya terus meningkat, sehingga Museum Balanga semakin berperan sebagai pusat edukasi, penelitian, dan pelestarian sejarah bagi generasi sekarang maupun masa depan.(*)

Penulis : Hewu

Berita Terkait

Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG
Disdik Kalteng Usulkan Penundaan TKA 2026, Kemendikdasmen Setujui Demi Keselamatan Murid
Karhutla Kalteng Catat 8.048 Titik Panas, 16.387 Personel Gabungan Dikerahkan
Menkes dan Gubernur Kalteng Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama
Karhutla Kalteng Capai 85 Kejadian, 16.387 Personel Gabungan Disiagakan
Hari Santri 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Doa dan Bantuan untuk Penanganan Karhutla
Pemprov Kalteng Perkuat Koordinasi Jaga Harga Pangan dan Daya Beli Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Disdik Kalteng Usulkan Penundaan TKA 2026, Kemendikdasmen Setujui Demi Keselamatan Murid

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Karhutla Kalteng Catat 8.048 Titik Panas, 16.387 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Menkes dan Gubernur Kalteng Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Karhutla Kalteng Capai 85 Kejadian, 16.387 Personel Gabungan Disiagakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Hari Santri 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Doa dan Bantuan untuk Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Koordinasi Jaga Harga Pangan dan Daya Beli Masyarakat

Berita Terbaru