PAMA Group dan Media Perkuat Sinergi, Tanam 2000 Bibit Mangrove di Pesisir Laut Semarang

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1TULAH.COM, Semarang – Komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan penguatan kemitraan dengan insan pers kembali ditunjukkan PAMA Group melalui penyelenggaraan Media Gathering PAMA Group 2026 yang dirangkaikan dengan aksi penanaman 2.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Kota Semarang, Jawa Tengah, pada kamis, 26/06/2026.

Kegiatan yang digelar sejak  24 Juni 2026 menjadi agenda tahunan perusahaan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara dunia usaha dan media.

Berpusat di Gumaya Hotel Semarang, acara tersebut menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan mulai dari diskusi, edukasi lingkungan, hingga aksi nyata konservasi melalui penanaman mangrove di kawasan pesisir Mangunharjo, Semarang.

Aksi penanaman 2.000 bibit mangrove melibatkan manajemen PAMA bersama wartawan dari berbagai media nasional maupun lokal.

Kegiatan ini menjadi simbol komitmen perusahaan dalam mendukung rehabilitasi kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem pantai yang berperan sebagai pelindung alami dari abrasi, habitat berbagai biota, serta penyerap karbon yang efektif.

Sebelum melakukan penanaman, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya konservasi ekosistem pesisir dan mangrove.
Materi disampaikan oleh Kepala Sub Direktorat Konservasi Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof. Dr. Nana Kariada Tri Martuti, M.Si., serta Vania F. Herlambang, Puteri Indonesia Lingkungan 2018 yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Viral! Foto Gunakan Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi: Murni untuk Edukasi Warga

Dalam paparannya, Prof. Nana menjelaskan mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan wilayah pesisir sekaligus menjadi solusi alami menghadapi dampak perubahan iklim.

Menurutnya, keberhasilan konservasi mangrove tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi antara akademisi, dunia usaha, pemerintah, media, dan masyarakat.

Sementara itu, Vania F. Herlambang menegaskan, penanaman mangrove bukan sekadar menanam pohon, melainkan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan generasi mendatang. Ia menilai keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi dapat melahirkan dampak positif yang luas bagi lingkungan.

Perwakilan Manajemen PAMA menyampaikan bahwa Media Gathering bukan hanya agenda rutin perusahaan, tetapi juga ruang membangun komunikasi yang lebih erat, terbuka, dan kolaboratif dengan insan media yang selama ini menjadi mitra strategis perusahaan.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca BMKG 24 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kota-Kota Ini

“Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat. Melalui Media Gathering PAMA Group 2026, kami ingin memperkuat hubungan baik yang telah terjalin sekaligus menghadirkan pengalaman bersama yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan,” ujar perwakilan manajemen.

Kegiatan ini juga merupakan hasil kolaborasi antara PAMA Group dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai mitra akademik yang memiliki komitmen dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan aksi konservasi lingkungan.

Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong kesadaran publik terhadap isu-isu keberlanjutan yang semakin penting di tengah tantangan perubahan iklim saat ini.

Melalui Media Gathering 2026, PAMA Group berharap hubungan harmonis dengan insan media dapat terus terjalin serta menjadi ruang kolaborasi untuk menghadirkan berbagai inisiatif yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.
Aksi penanaman 2.000 bibit mangrove ini menjadi bukti bahwa sinergi antara perusahaan, akademisi, dan media dapat diwujudkan dalam langkah konkret untuk menjaga kelestarian alam Indonesia.(*)

Penulis : Deni

Berita Terkait

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel
Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan
Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati
Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?
Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:33 WIB

KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

Berita Terbaru