1TULAH.COM-Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berhasil mencatatkan performa positif pada perdagangan akhir pekan, Jumat (12/6/2026). Mata uang Garuda sukses berbalik menguat dan merangsek masuk ke zona hijau setelah sempat tertekan pada hari-hari sebelumnya.
Berdasarkan data dari Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp17.928 per dolar AS. Angka ini menunjukkan penguatan sebesar 60 poin atau sekitar 0,34 persen dibandingkan posisi penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp17.988 per dolar AS.
Sentimen Global: Harapan Damai Trump dan Iran Dongkrak Rupiah
Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa angin segar yang meniup mata uang garuda hari ini datang dari sentimen global, khususnya meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Pernyataan terbaru dari Donald Trump mengenai potensi kesepakatan damai dengan Iran dinilai menjadi motor utama yang melemahkan keperkasaan dolar AS secara global.
“Rupiah menguat terhadap dolar AS oleh harapan damai di Timur Tengah menyusul pernyataan Trump bahwa kesepakatan dengan Iran akan terjadi dalam waktu dekat,” ujar Lukman saat dihubungi.
Pernyataan tersebut memberikan kelegaan bagi pasar keuangan global. Berkurangnya risiko konflik di Timur Tengah secara otomatis menurunkan permintaan terhadap aset safe haven seperti dolar AS, sehingga memberikan ruang bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, untuk melakukan rebound.
Kewaspadaan Domestik: Aksi Demo di Bundaran HI Jadi Perhatian Pasar
Meski didukung oleh sentimen global yang positif, laju penguatan rupiah hari ini tetap dibayangi oleh faktor internal. Investor dan pelaku pasar tengah mencermati situasi kondusifitas dalam negeri terkait rencana aksi demonstrasi.
Diketahui, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pada hari ini.
Menurut Lukman, faktor keamanan dan ketertiban di dalam negeri akan sangat memengaruhi pergerakan rupiah hingga penutupan pasar nanti. Jika aksi berjalan damai, rupiah diperkirakan mampu mempertahankan posisinya di zona hijau. Namun, risiko pembalikan arah tetap ada.
“Demo apabila ricuh, bisa menekan rupiah,” tandas Lukman.
Proyeksi Pergerakan Rupiah Hari Ini
Untuk perdagangan hari ini, pergerakan nilai tukar rupiah diproyeksikan akan bergerak fluktuatif namun tetap kompetitif. Lukman Leong memperkirakan mata uang Garuda akan bergerak dalam rentang (range) Rp17.900 hingga Rp18.000 per dolar AS. (Sumber:Suara.com)
Ringkasan Pergerakan Kurs Rupiah (12 Juni 2026):


![Raffi Ahmad sakit [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/rafi-sakit-360x200.jpg)



![Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. [Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/dolar-lemah-225x129.jpg)








![Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. [Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/dolar-lemah-360x200.jpg)



![Jemaah haji Murung Raya tiba di Kampung halaman dengan Selamat dan disambut langsung oleh bupati Mura Heriyus, Rabu (10/06/2026]. (Foto : Diskominfo SP Mura).](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/FB_IMG_1781069395056-360x200.jpg)



![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)


