Haji Isam Investasi Rp6,3 Triliun Bangun Smelter Nikel Pertama di Kalsel

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekspansi bisnis pengusaha nasional Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam kini makin agresif. Setelah lama dikenal sebagai raja bisnis batu bara, logistik, hingga biodiesel, bos besar Jhonlin Group itu resmi memperlebar gurita usahanya ke sektor nikel yang tengah menjadi primadona industri kendaraan listrik global. Desain Suara.com/AI

Ekspansi bisnis pengusaha nasional Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam kini makin agresif. Setelah lama dikenal sebagai raja bisnis batu bara, logistik, hingga biodiesel, bos besar Jhonlin Group itu resmi memperlebar gurita usahanya ke sektor nikel yang tengah menjadi primadona industri kendaraan listrik global. Desain Suara.com/AI

1TULAH.COM-Ekspansi bisnis pengusaha nasional asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, tampaknya kian agresif dan tak terbendung.

Setelah sekian lama mendominasi panggung bisnis batu bara, logistik, hingga biodiesel, bos besar Jhonlin Group ini resmi memperlebar gurita usahanya ke sektor nikel—komoditas yang kini menjadi primadona dalam industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) global.

Langkah strategis teranyar ini menandai babak baru bagi Jhonlin Group dalam memanfaatkan momentum transisi energi hijau di Indonesia.

Borong 21,12% Saham PACK, Investasi Nyaris Rp1 Triliun

Aksi korporasi terbaru Haji Isam dilakukan melalui akuisisi saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK). Berdasarkan data transaksi per 13 Mei 2026, Haji Isam memborong sebanyak 6,83 miliar lembar saham PACK, atau setara dengan 21,12% kepemilikan perusahaan.

Dengan harga pelaksanaan transaksi yang berada di level Rp137 per saham, total nilai investasi yang digelontorkan sang “Raja Tambang” ini mencapai Rp936,65 miliar.

Masuknya Haji Isam ke emiten tambang dan perdagangan nikel ini menjadi sinyal kuat bahwa Jhonlin Group tengah serius membangun rantai bisnis hilirisasi mineral terintegrasi, khususnya nikel sebagai bahan baku utama baterai kendaraan listrik.

Bangun Smelter Nikel Rp6,3 Triliun di Tanah Bumbu

Ambisi Haji Isam di sektor nikel tidak hanya berhenti di lantai bursa pasar modal. Lewat bendera Jhonlin Group, sebuah ekspansi riil di lapangan telah disiapkan: pembangunan smelter nikel pertama di Kalimantan Selatan.

Proyek raksasa tersebut akan berlokasi di Kabupaten Tanah Bumbu, dengan estimasi nilai investasi fantastis mencapai US$440 juta atau setara Rp6,3 triliun.

Baca Juga :  Buka Bimtek SRIKANDI, Heriyus : Perkuat Transformasi Digital Kearsipan Daerah

Dampak Strategis Proyek Smelter Jhonlin Group:

  • Hilirisasi Nasional: Menjadi salah satu fasilitas pengolahan nikel paling strategis di luar pulau Sulawesi dan Halmahera, sekaligus memperkuat agenda hilirisasi mineral nasional.

  • Penyerapan Tenaga Kerja: Proyek mega-smelter ini diproyeksikan mampu menyerap hingga 10.000 tenaga kerja lokal, memberikan dampak masif bagi perekonomian daerah.

Kolaborasi Strategis dengan Raksasa China CNGR

Jejak langkah Haji Isam di industri nikel sebenarnya bukan barang baru. Jhonlin Group tercatat telah menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan asal China, CNGR, sejak tahun 2022.

Kolaborasi ini tidak hanya mencakup pembangunan smelter, tetapi juga merambah ke industri hulu komponen baterai. Bersama CNGR, Jhonlin Group tengah mengembangkan produksi ternary precursor berbasis nikel untuk industri baterai lithium dengan kapasitas produksi mencapai 20.000 ton per tahun.

**Ternary precursor merupakan bahan perantara (intermediate) yang sangat krusial dalam pembuatan material katoda baterai lithium. Komponen inilah yang digunakan pada baterai kendaraan listrik hingga sistem penyimpanan energi skala besar (energy storage system).

Menariknya, CNGR juga merupakan pihak pengendali saham PACK yang sebelumnya melakukan aksi backdoor listing pada periode 2024-2025. Masuknya Haji Isam secara langsung ke PACK dinilai kian mempererat hubungan kemitraan strategis antara Jhonlin Group dan investor asal Negeri Tirai Bambu tersebut.

Dominasi Haji Isam di Pasar Modal dan Lonjakan Kekayaan

Dalam setahun terakhir, nama Haji Isam kian dominan di pasar modal Indonesia. Beberapa emiten yang terafiliasi dengan grup bisnisnya, seperti PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), kerap mencuri perhatian investor berkat pergerakan harga sahamnya yang impresif.

Baca Juga :  Prabowo Meyakini Kesamaan Pandangan dengan PDIP: Hatinya Sebetulnya Sama dengan Kita

Tak hanya itu, gurita bisnis keluarganya juga aktif mencakup berbagai aksi korporasi di emiten lain, mulai dari pembelian saham PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) hingga akuisisi PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE).

Sebagai catatan, pada Maret 2025, Haji Isam melalui PT Dua Samudera Perkasa pernah menyerok saham TEBE senilai Rp252 miliar pada harga Rp500 per saham. Aksi tersebut sempat menerbangkan saham TEBE hingga 587% ke level Rp4.550 per saham pada Oktober 2025, sebelum akhirnya terkoreksi ke kisaran Rp1.180 per saham saat ini.

Seiring dengan ekspansi yang masif di berbagai lini sektor basah, kekayaan pendiri Jhonlin Group ini ditaksir melonjak tajam. Berdasarkan kalkulasi pasar, total kekayaan bersih Haji Isam diperkirakan telah menembus Rp150,5 triliun (lebih dari US$9 miliar), ditopang kuat oleh kenaikan valuasi saham-saham di bawah ekosistem bisnisnya.

Sinyal Persaingan Sengit Rantai Pasok EV di Indonesia

Langkah agresif Jhonlin Group masuk ke ekosistem nikel menegaskan bahwa peta persaingan bisnis hilirisasi kendaraan listrik di Indonesia kian memanas. Sebagai pemilik cadangan nikel terbesar di dunia, Indonesia berhasil mempertahankan daya tariknya sebagai magnet investasi global dalam perebutan kendali rantai pasok global masa depan. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Minta Aparatur Negara Ubah Tata Kelola Pemerintahan Demi Kepercayaan Publik
KPK Gelar OTT Besar-besaran di 3 Kota, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Turut Diamankan
Marak Pengadilan Jalanan: Krisis Kepercayaan Hukum atau Frustrasi?
Uji Materi UU PIHU di MK: DPR Pastikan Umrah Mandiri Beserta Keluarga Tidak Dipidana
Pemadaman Listrik Bergilir Berulang, Komisi II DPRD Kalteng Desak PLN Kalselteng Beri Penjelasan Jujur
Dukung Pemprov Kalteng Atur Penggunaan Gawai di Sekolah, Sudarsono: Demi Pembelajaran Kondusif!
Bupati Heriyus Cek Persiapan HUT Murung Raya
Persiapan HUT Murung Raya Dimaksimalkan, Hiburan Rakyat Hadirkan Band Ungu 
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:41 WIB

KPK Gelar OTT Besar-besaran di 3 Kota, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Turut Diamankan

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:22 WIB

Marak Pengadilan Jalanan: Krisis Kepercayaan Hukum atau Frustrasi?

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:39 WIB

Uji Materi UU PIHU di MK: DPR Pastikan Umrah Mandiri Beserta Keluarga Tidak Dipidana

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:52 WIB

Pemadaman Listrik Bergilir Berulang, Komisi II DPRD Kalteng Desak PLN Kalselteng Beri Penjelasan Jujur

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:42 WIB

Dukung Pemprov Kalteng Atur Penggunaan Gawai di Sekolah, Sudarsono: Demi Pembelajaran Kondusif!

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:01 WIB

Bupati Heriyus Cek Persiapan HUT Murung Raya

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:30 WIB

Persiapan HUT Murung Raya Dimaksimalkan, Hiburan Rakyat Hadirkan Band Ungu 

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:31 WIB

Kaesang Masuk Bursa Caleg Jateng V 2029, Berhadapan Langsung dengan Basis PDIP

Berita Terbaru