Fakta Baru: Insiden Mano Pernah Tampar Ono di 2025, Menjadi Latar Belakang Kasus Pembunuhan di Perbatasan

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto, Kasat Reskrim AKP Ricky Hermawan dan Kasi Humas IPTU Novendra saat menyampaikan pertama kali kasus ini mencuat kepada awak media. Foto-ist

Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto, Kasat Reskrim AKP Ricky Hermawan dan Kasi Humas IPTU Novendra saat menyampaikan pertama kali kasus ini mencuat kepada awak media. Foto-ist

1TULAH.COM, Muara Teweh – Kasus pembunuhan sadis terhadap satu keluarga di wilayah perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur pada Minggu (19/4/2026) menyisakan duka mendalam sekaligus mengungkap fakta mengejutkan di balik peristiwa tersebut.

Kasat Reskrim Barito Utara, AKP Ricky Hermawan, menyampaikan bahwa antara pihak korban dan pelaku telah terjadi konflik berkepanjangan sejak tahun sebelumnya, yang diduga menjadi salah satu pemicu terjadinya tindak kejahatan tersebut.

Pelaku Suparno alias Mano, diketahui pernah menampar korban bernama Ono (50) pada tahun 2025. Akibat kejadian itu, Ono melaporkan Suparno ke polisi pada tahun yang sama. Perkara tersebut masuk dalam kategori Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dan telah diputus di Pengadilan Negeri Muara Teweh.

Baca Juga :  Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN

“Perselisihan ini tidak serta-merta muncul. Sudah lama,” ujar AKP Ricky Hermawan saat ditemui di ruangannya, Jumat (1/5/2026).

Menurut penyelidikan kasus pembunuhan yang terjadi saat ini, perselisihan diantara kedua keluarga ini memuncak Jumat (17/4/2026)  di pondok milik korban yang kini menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan.

“Cekcok dipicu oleh tindakan korban yang menutup jalan yang biasa dipakai keluar masuk ke lahan kebun milik pelaku. Di situlah tensi perselisihan benar-benar tak terkendali hingga berujung pembunuhan satu keluarga korban,” jelas AKP Ricky.

Baca Juga :  Dinilai Lembek ke Nusron Wahid, MAKI Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas

Korban diungkap AKP Ricky, disebut memaki pelaku dengan kata-kata kasar yang dinilai memancing emosi. Dua hari setelah cekcok, tepatnya pada Minggu (19/4/2026), pelaku nekat membunuh satu keluarga korban secara sadis.

Pengembangan kasus ini telah berhasil meringkus para pelaku berinisial LK (Laki-laki), PS (Laki-laki), SA (Perempuan) dan MN.

“Saat ini kami masih terus mendalami kasus ini serta memeriksa sejumlah saksi. Pelaku telah diamankan dan dijerat dengan pasal terkait pembunuhan berencana,” pungkasnya.(*)

Penulis : Yehezkiel

Penulis : Dadang Hardiwan

Berita Terkait

Dinilai Lembek ke Nusron Wahid, MAKI Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas
Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN
MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK
KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan
Bupati Shalahuddin dan Wabup Felix Kunjungi Montallat, Pantau Infrastruktur serta Salurkan Bantuan
13 Pelanggar Perda Ditindak, Satpol PP Perkuat Gerakan Indonesia ASRI
Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan
Bupati Shalahuddin dan Wabup Tinjau Langsung Pengerjaan Rehabilitasi Tiara Batara

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:30 WIB

Dinilai Lembek ke Nusron Wahid, MAKI Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:16 WIB

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Bupati Shalahuddin dan Wabup Felix Kunjungi Montallat, Pantau Infrastruktur serta Salurkan Bantuan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:41 WIB

13 Pelanggar Perda Ditindak, Satpol PP Perkuat Gerakan Indonesia ASRI

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Bupati Shalahuddin dan Wabup Tinjau Langsung Pengerjaan Rehabilitasi Tiara Batara

Berita Terbaru