Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]

Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]

1TULAH.COM-Sang diva tanah air, Rossa, akhirnya mengambil langkah tegas terhadap gelombang fitnah yang menyerang personalitasnya. Usai menyambangi Bareskrim Mabes Polri pada Jumat, 17 April 2026, pihak Rossa mengonfirmasi telah resmi melaporkan puluhan akun media sosial yang diduga menyebarkan berita bohong terkait isu face lift atau operasi wajah.

Langkah hukum ini diambil setelah upaya persuasif melalui somasi terbuka tidak diindahkan oleh sejumlah oknum netizen.

78 Akun “Ngeyel” Resmi Dilaporkan

Juru bicara sekaligus kuasa hukum manajemen Rossa, Ikhsan Tualeka, mengungkapkan bahwa awalnya terdapat banyak akun yang terjaring radar pemantauan tim hukum. Menariknya, pasca somasi dilayangkan, ada sekitar 79 akun yang menunjukkan itikad baik dengan menghapus konten dan meminta maaf secara terbuka.

“Sebenarnya ada 79 akun yang sudah ketakutan, menghapus konten, dan meminta maaf hingga ada yang menangis. Namun, langkah pidana tetap diambil untuk 78 akun lainnya yang dinilai ngeyel dan kebal teguran,” ujar Ikhsan Tualeka di Bareskrim Polri.

Alasan utama pelaporan ini adalah sikap provokatif dari para pemilik akun tersebut. Bukannya meminta maaf, beberapa akun justru mengunggah konten baru untuk memvalidasi fitnah mereka sebelumnya.

Baca Juga :  Ekonomi Indonesia 2026: Lampaui Prediksi Bank Dunia, Tapi Masih di Bawah 5%?

“Ada konten yang dia itu sudah kita somasi, tapi dia bikin konten lagi untuk mempertegas omongan dia. Buat kami model seperti ini tentu sulit untuk kita maafkan,” tegas Ikhsan.

Membongkar Modus Manipulasi Foto “Cat Eyes”

Pihak Rossa juga membongkar modus licik yang digunakan para pelaku untuk menggiring opini publik. Isu wajah Rossa yang disebut “gagal operasi” ternyata bersumber dari satu foto spesifik saat sang penyanyi sedang manggung.

Ikhsan menjelaskan bahwa tampilan wajah Rossa saat itu adalah murni hasil teknik make up, bukan tindakan medis bedah plastik.

  • Faktanya: Rossa menggunakan konsep riasan cat eyes sesuai permintaan penyelenggara acara.

  • Manipulasi: Akun-akun tersebut mengambil satu momentum foto cat eyes lalu menyandingkannya secara kontras dengan foto Rossa dalam riasan normal untuk menciptakan narasi seolah-olah terjadi perubahan bentuk wajah permanen.

Kuasa hukum lainnya, Natalia Rusli, memastikan bahwa wajah kliennya sepenuhnya natural. “Bisa dilihat Teh Oca hari ini, apakah ada matanya yang tertarik? Tidak, fine-fine saja. Itu hanya ingin menjatuhkan reputasi,” kata Natalia.

Baca Juga :  Bocornya Dokumen Rahasia AS: Rencana Akses Udara Menyeluruh di Indonesia dan Dinamika Geopolitik Indo-Pasifik

Jeratan UU ITE: Ancaman Denda Rp2 Miliar

Tidak main-main, 78 akun media sosial tersebut kini terancam hukuman berat. Tim kuasa hukum menjerat para pelaku dengan:

  • Pasal 32 juncto Pasal 48 UU ITE.

  • Ancaman Hukuman: Maksimal 8 tahun penjara.

  • Denda: Maksimal Rp2 miliar.

Langkah ini diharapkan menjadi efek jera bagi netizen yang kerap menggunakan fitnah demi menaikkan engagement atau jumlah pengikut di media sosial.


Babak Baru: Laporan Pelanggaran Hak Cipta (HAKI)

Perjuangan hukum Rossa dipastikan belum usai. Natalia Rusli membocorkan bahwa timnya akan kembali menyambangi Bareskrim pada Senin pekan depan untuk melayangkan laporan baru terkait dugaan pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

“Minggu depan kami juga akan melaporkan kembali akun-akun yang menggunakan lagu-lagu Mbak Rossa tanpa izin. Memakai lagu orang, foto orang, apalagi untuk menjatuhkan reputasi, itu ada undang-undangnya,” tutup Natalia.

Kasus yang menimpa Rossa menjadi pengingat keras bagi pengguna internet untuk lebih bijak dalam berkomentar. Kritik terhadap karya diperbolehkan, namun fitnah yang memanipulasi fakta demi konten semata dapat berujung pada jeruji besi. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!
Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180
Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU
Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos
Respons Aksi “Reformasi Militer”, DPRD Kalteng Gelar Koordinasi Intensif Bersama TNI dan Polri
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:58 WIB

Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Jumat, 17 April 2026 - 10:12 WIB

Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180

Kamis, 16 April 2026 - 19:42 WIB

Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos

Berita Terbaru