1tulah.com, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperketat pengawasan elpiji subsidi dan BBM Kalimantan Tengah 2026 guna mencegah praktik penimbunan dan penyalahgunaan yang berpotensi menimbulkan kelangkaan di tengah masyarakat.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa elpiji subsidi harus disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak. Namun demikian, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, masih ditemukan adanya praktik penyalahgunaan yang memerlukan penanganan serius.
“Elpiji subsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak. Namun masih terdapat praktik penimbunan dan penyalahgunaan, sehingga hal ini menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya, Jumat (17 April 2026).
Menurut Gubernur, penguatan pengawasan dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan energi tetap terjaga, khususnya di tengah dinamika ekonomi global yang dapat memengaruhi stabilitas distribusi energi di daerah.
Ia menegaskan bahwa pemerintah akan mengambil langkah tegas terhadap setiap pelanggaran yang terjadi, termasuk memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Apabila ditemukan adanya penimbunan, akan diberikan sanksi tegas. Bahkan, pemerintah dapat merekomendasikan pencabutan izin usaha bagi pihak yang terbukti melakukan pelanggaran,” tegasnya.
Selain elpiji subsidi, distribusi bahan bakar minyak (BBM) juga menjadi fokus pengawasan, mengingat potensi terjadinya praktik serupa di lapangan.
Dalam rangka mendukung efektivitas pengawasan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah turut mengajak partisipasi masyarakat dan insan pers untuk melaporkan apabila ditemukan indikasi penimbunan atau penyalahgunaan distribusi energi.
“Kami mengharapkan peran aktif masyarakat dan rekan-rekan wartawan untuk melaporkan apabila terdapat indikasi pelanggaran. Pemerintah akan menindaklanjuti setiap laporan yang diterima,” ujarnya.
Melalui penguatan pengawasan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap distribusi elpiji subsidi dan BBM dapat berjalan secara optimal, tepat sasaran, serta mampu menjaga stabilitas pasokan energi bagi masyarakat.(*)
Penulis : Hewu






![Ilustrasi pegawai PPPK pemerintah daerah. [Ist]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/p3k-tuntas-225x129.jpg)


![Ratusan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) mulai memadati kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026). [Suara.com/Adiyoga]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/demo-ui-225x129.jpg)
![Tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Febrie Adriansyah (tengah) saat tiba di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (7/8/2026). [ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/YU]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/febri-pra-225x129.jpg)




![Ilustrasi pegawai PPPK pemerintah daerah. [Ist]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/p3k-tuntas-360x200.jpg)








![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

