DVI Polri Tuntaskan Identifikasi, Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Diserahkan ke Keluarga

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 04:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi salat jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik perusahaan Indonesia Air Transport (IAT) setelah diidentifikasi tim DVI di Posko DVI Biddokkes Polda Sulsel, Jalan Kumala Makassar, Sulawesi Selatan Sabtu (24/1/2026). ANTARA/Darwin Fatir.

Prosesi salat jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik perusahaan Indonesia Air Transport (IAT) setelah diidentifikasi tim DVI di Posko DVI Biddokkes Polda Sulsel, Jalan Kumala Makassar, Sulawesi Selatan Sabtu (24/1/2026). ANTARA/Darwin Fatir.

1TULAH.COM-Proses panjang identifikasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, akhirnya mencapai babak akhir.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri menyatakan telah berhasil mengidentifikasi seluruh korban yang berjumlah 10 orang.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, dalam konferensi pers di Posko DVI Biddokkes Polda Sulsel, Jalan Kumala Makassar, Sabtu (24/1/2026).

Seluruh Korban Sesuai Data Manifest

Berdasarkan hasil pemeriksaan mendalam, tim DVI memastikan bahwa 10 korban yang ditemukan terdiri dari tujuh kru pesawat dan tiga penumpang. Identitas mereka dipastikan akurat dan sesuai dengan data manifest penerbangan.

“Telah teridentifikasi seluruh korban sebanyak 10 orang. Dari 11 kantong jenazah (body pack) yang diserahkan tim SAR, 10 kantong berhasil diidentifikasi secara lengkap, sementara satu kantong berisi bagian tubuh yang terbukti milik salah satu korban,” ujar Irjen Pol Djuhandhani.

Baca Juga :  Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX

Metode Identifikasi Tim DVI

Proses identifikasi yang dimulai sejak Jumat (23/1) ini mengandalkan kecocokan data post mortem (setelah kematian) dan ante mortem (data semasa hidup). Kepala Pusat Identifikasi Pusdokkes Polri, Brigadir Jenderal Mashudi, menjelaskan bahwa mayoritas jenazah masih dalam kondisi yang memungkinkan untuk diidentifikasi melalui metode primer.

“Dari tujuh kantong jenazah yang diterima terakhir, semuanya masih bisa teridentifikasi dengan sidik jari,” tegas Brigjen Mashudi.

Selain sidik jari, tim medis juga menggunakan metode pendukung lainnya, seperti:

  • Pemeriksaan data gigi (odontology).

  • Ciri-ciri medis khusus.

  • Properti atau atribut yang melekat pada tubuh korban.

Daftar Korban yang Teridentifikasi

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulsel, Kombes Pol Muh Haris, merinci beberapa nama korban yang telah berhasil dicocokkan datanya, antara lain:

  1. Andi Dahananto (Pilot)

  2. Muhammad Parhan Gunawan (Co-Pilot)

  3. Yoga Nouval Prakoso (Penumpang)

  4. Ferry Irawan (Penumpang)

Baca Juga :  Resmi! Korlantas Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan, Cukup KTP Pemilik Baru

Sebelumnya, tiga jenazah telah lebih dulu diserahkan kepada pihak keluarga, yakni Florencia, Deden, dan Esther.

Dengan hasil ini, seluruh kru dan awak pesawat kini telah mendapat kepastian identitas.

Penyerahan Jenazah kepada Keluarga

Dengan tuntasnya proses di Biddokkes Polda Sulsel, seluruh jenazah kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Momentum ini sekaligus menutup tahap krusial dalam penanganan pasca-kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung.

Keberhasilan tim DVI dalam mengidentifikasi seluruh korban dalam waktu relatif cepat memberikan titik terang dan kepastian bagi keluarga yang telah menunggu sejak peristiwa nahas tersebut terjadi di medan ekstrem pegunungan Pangkep. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook
GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan
Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS
BMKG Imbau Warga Waspada Pasca Gempa Magnitudo 6,0 di Timor Tengah Utara
Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat
Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak
Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi
Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 07:15 WIB

Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan

Selasa, 21 April 2026 - 18:35 WIB

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 April 2026 - 13:55 WIB

BMKG Imbau Warga Waspada Pasca Gempa Magnitudo 6,0 di Timor Tengah Utara

Selasa, 21 April 2026 - 13:40 WIB

Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat

Selasa, 21 April 2026 - 12:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak

Selasa, 21 April 2026 - 09:41 WIB

Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi

Selasa, 21 April 2026 - 05:57 WIB

Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!

Berita Terbaru

Perwakilan karyawan PT AKT usai audiensi dengan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Murung Raya di Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Berita

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 Apr 2026 - 18:35 WIB