Anggaran Rp2 Triliun Sekolah Garuda: 4 Lokasi Baru dan Dana Abadi untuk Jangka Panjang

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamendiktisaintek Stella Christie (kiri) mengatakan pihaknya menyiapkan dana abadi sebesar 50 persen dari anggaran total Sekolah Garuda untuk keberlanjutan operasional sekolah tersebut. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Wamendiktisaintek Stella Christie (kiri) mengatakan pihaknya menyiapkan dana abadi sebesar 50 persen dari anggaran total Sekolah Garuda untuk keberlanjutan operasional sekolah tersebut. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

1TULAH.COM-Pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui program Sekolah Garuda. Untuk memastikan keberlanjutan operasionalnya, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) telah menyiapkan dana abadi yang signifikan.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Menteri Kemdiktisaintek, Stella Christie, dalam keterangan pers di Jakarta.

Anggaran Rp2 Triliun dan Dana Abadi Rp1 Triliun

Menurut Stella Christie, total anggaran untuk program Sekolah Garuda pada tahun 2025 adalah sebesar Rp2 triliun. Angka ini hanya mencakup 0,27% dari total anggaran pendidikan Indonesia tahun 2025 yang mencapai Rp724,3 triliun.

“Secara total yang diinvestasikan 2025 ini Rp2 triliun, hanya 0,27 persen dari anggaran pendidikan,” jelas Stella.

Menariknya, hampir 50% dari anggaran tersebut, atau sekitar Rp1 triliun, akan dialokasikan sebagai dana abadi. Keputusan ini diambil untuk menjamin keberlanjutan Sekolah Garuda di masa depan.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

“Sebenarnya secara besar anggarannya hampir 50 persen dari Rp2 triliun itu adalah untuk memupuk dana abadi,” tambahnya.

Misi Sekolah Garuda: Mencetak SDM Berkualitas untuk Indonesia Emas 2045

Stella Christie menjelaskan bahwa dana abadi sangat penting agar program Sekolah Garuda bisa terus berjalan. Hasil atau yield dari dana abadi ini nantinya akan digunakan untuk membiayai operasional sekolah, sehingga tidak bergantung sepenuhnya pada anggaran tahunan pemerintah.

Tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas yang mampu memutus rantai kemiskinan, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

“Kenapa kita perlu dana abadi? Agar sekolah ini terus ada keberlanjutan. Suatu saatnya, yield dari dana abadi ini bisa dipakai untuk keberlanjutan dari sekolah tersebut,” kata Stella. Ia juga menambahkan bahwa investasi besar ini tidak boleh menjadi sia-sia.

Baca Juga :  Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Pembangunan Sekolah Baru di Empat Provinsi

Selain untuk dana abadi, anggaran sebesar Rp2 triliun tersebut juga dialokasikan untuk pembangunan fisik. Kemdiktisaintek berencana membangun Sekolah Garuda Baru di empat lokasi strategis, yaitu:

  • Provinsi Bangka Belitung
  • Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)
  • Provinsi Kalimantan Utara
  • Provinsi Sulawesi Tenggara

Anggaran ini juga mencakup pembinaan untuk Sekolah Garuda Transformasi, yang menunjukkan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Sebagai informasi, program Sekolah Garuda akan diluncurkan secara serentak pada awal Oktober 2025 mendatang. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah untuk menciptakan sistem pendidikan yang berkelanjutan dan berkualitas di seluruh Indonesia. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Berita Terbaru