1TULAH.COM – Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, yang saat ini menjabat sebagai Ketua ASEAN 2025, mengimbau Kamboja dan Thailand untuk segera memberlakukan gencatan senjata menyusul meningkatnya ketegangan militer di perbatasan kedua negara.
Imbauan tersebut ia sampaikan langsung melalui komunikasi dengan Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet, serta Penjabat Perdana Menteri Thailand, Phumtham Wechayachai.
Anwar menyatakan keprihatinan atas konflik yang terjadi dan menekankan pentingnya menghindari eskalasi lebih lanjut melalui dialog damai dan solusi diplomatik.
Ia mengapresiasi respons positif dari kedua negara yang menunjukkan kesediaan mempertimbangkan upaya perdamaian.
Malaysia, menurutnya, siap menjadi fasilitator dalam proses mediasi ini, sejalan dengan semangat kebersamaan yang menjadi prinsip utama ASEAN.
Ketegangan bermula dari insiden di wilayah perbatasan dekat kompleks candi Ta Muen, di mana pihak Kamboja dilaporkan menembak dan melukai seorang tentara Thailand.
Insiden itu terjadi setelah militer Thailand mendeteksi keberadaan drone Kamboja di atas wilayah sensitif.
Ketegangan meningkat ketika enam tentara bersenjata Kamboja mendekati wilayah Thailand, memicu reaksi siaga dari pasukan setempat yang tetap mencoba menghindari konfrontasi langsung.
Penulis : Dedy Hermawan

![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)


![Twibbon Idul Fitri 1447 H. [kolase Twibbonize]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/tiwbbon-lebaran-360x200.jpg)
![Vidi Aldiano meninggal dunia, pidato Sheila Dara viral: suami saya selamanya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/vidi-aldioano-istri-360x200.jpg)



















