Kapal Tenggelam di Perbatasan RI-Singapura, 30 ABK Berhasil Dievakuasi Tim SAR

- Jurnalis

Selasa, 20 Mei 2025 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kapal tenggelam dihantam ombak. Sumber foto : suara.com

Ilustrasi kapal tenggelam dihantam ombak. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 30 anak buah kapal (ABK) dari kapal Loang Boat yang tenggelam di Perairan Horsburgh, wilayah perbatasan antara Indonesia dan Singapura, pada Selasa pagi, 20 Mei.

Kepala Kantor SAR Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, menjelaskan bahwa informasi mengenai insiden tersebut diterima dari Port Operations Control Centre (POCC) Maritime and Port Authority (MPA) Singapura sekitar pukul 07.10 WIB.

Beruntung, seluruh korban yang berada di kapal berhasil diselamatkan oleh kapal niaga MV Andros Spirit yang kebetulan sedang melintas di dekat lokasi kejadian.

Baca Juga :  Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Berdasarkan laporan POCC, kecelakaan laut tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB pada titik koordinat 01°16’29.81”N dan 104°29’1.70”E.

Menindaklanjuti informasi tersebut, SAR Tanjungpinang segera mengerahkan Kapal Rescue Boat (RB) 209 beserta tim penyelamat untuk menjemput para korban.

Namun karena posisi kapal MV Andros Spirit yang sudah menjauh dan berada di luar jangkauan RB 209, koordinasi dilakukan secara cepat dengan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Uban di Kabupaten Bintan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kalteng Dorong Barito Utara Optimalkan Potensi Daerah di Usia ke-76

Mengingat jarak tempuh yang lebih dekat, dua kapal negara milik PLP, yaitu KN Rantos dan KN Kalimasada, dikerahkan untuk menjemput para korban dari kapal MV Andros Spirit.

Fazzli menambahkan bahwa hingga kini operasi SAR untuk penjemputan korban masih berlangsung.

Setelah proses evakuasi selesai, pihaknya akan melakukan pendalaman lebih lanjut terkait identitas para korban, rute pelayaran kapal, serta penyebab terjadinya insiden tenggelamnya kapal tersebut.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers
Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?
Dibidik KPK Terkait Kasus OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Antoni Buka Suara Soal Aliran Dana HPT
Tragedi Tumbang Kalemei: Satu Polisi Gugur, Dua Hilang Saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan
KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dalam Kasus OTT Bupati Langkat
Mabes Polri Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Program MBG
Pemprov Kalteng Perkuat GERMAS, ASN Diajak Terapkan Pola Hidup Sehat untuk Wujudkan SDM Unggul
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:26 WIB

Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WIB

Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:26 WIB

Dibidik KPK Terkait Kasus OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Antoni Buka Suara Soal Aliran Dana HPT

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:13 WIB

KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dalam Kasus OTT Bupati Langkat

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:12 WIB

Mabes Polri Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Program MBG

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:52 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat GERMAS, ASN Diajak Terapkan Pola Hidup Sehat untuk Wujudkan SDM Unggul

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:19 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Kelembagaan Kedamangan, Dorong Pelestarian Budaya dan Hukum Adat Dayak

Berita Terbaru