Bolehkah Ibu Menyusui Makan Pedas? Simak Penjelasannya!

- Jurnalis

Sabtu, 19 April 2025 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1TULAH.COM – Bagi ibu menyusui yang menyukai makanan pedas, wajar jika muncul kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap kualitas atau rasa ASI.

Banyak yang percaya bahwa makanan pedas dapat menyebabkan bayi menjadi rewel, mengalami kembung, atau bahkan kolik.

Namun, anggapan tersebut belum sepenuhnya didukung oleh bukti ilmiah. Menurut sumber dari Baby Center, para ahli menyebutkan bahwa belum ada penelitian yang secara meyakinkan menunjukkan bahwa makanan pedas menyebabkan gangguan pada bayi seperti kolik atau kerewelan.

Meski demikian, beberapa penelitian mencatat bahwa capsaicin, senyawa aktif dalam cabai yang memberi sensasi pedas, bisa masuk ke dalam ASI, meskipun dalam kadar yang sangat kecil.

Dalam beberapa kasus, bayi yang sensitif terhadap capsaicin dapat mengalami reaksi seperti ruam kulit. Namun, tidak semua bayi akan merespons negatif terhadap zat ini.

Baca Juga :  9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Bahkan, memasak cabai pada suhu tinggi diketahui dapat mengurangi kadar capsaicin, sehingga mengurangi kemungkinan senyawa ini masuk ke ASI.

Menariknya, paparan rasa pedas dalam jumlah kecil melalui ASI bisa memberikan manfaat tersendiri.

Bayi bisa mulai mengenal berbagai rasa sejak dini, yang menurut penelitian dapat memengaruhi kebiasaan makan mereka di masa depan.

Misalnya, bayi yang terpapar rasa bawang putih melalui ASI terbukti cenderung menyusu lebih lama.

Keberagaman rasa yang dikonsumsi oleh ibu juga berpotensi membuat bayi memiliki preferensi terhadap makanan sehat saat tumbuh besar.

Kendati demikian, konsumsi makanan pedas tetap perlu dibatasi. Ibu menyusui disarankan untuk mengonsumsinya dalam jumlah moderat sambil mengamati respons bayi.

Jika bayi tampak tidak nyaman atau menjadi rewel setelah ibu mengonsumsi makanan pedas, sebaiknya hentikan konsumsi dan coba perhatikan perbedaan reaksi bayi terhadap makanan lain.

Baca Juga :  Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Perlu diwaspadai bahwa dalam kasus tertentu, capsaicin bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare, baik pada ibu maupun bayi, terutama jika bayi memiliki sensitivitas tinggi terhadap senyawa tersebut.

Diare pada bayi dapat dikenali dari frekuensi buang air besar yang meningkat, tinja yang lebih cair dari biasanya, dan tidak mengandung ampas.

Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus, bayi bisa mengalami dehidrasi dan memerlukan penanganan medis segera.

Untuk menjaga kualitas ASI, selain memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, ibu menyusui juga disarankan untuk mengonsumsi suplemen tambahan yang dapat membantu memperlancar produksi ASI dan memastikan nutrisi yang dibutuhkan tetap terpenuhi.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari
Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026
Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 28 September 2026 - 04:30 WIB

Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026

Rabu, 9 September 2026 - 14:37 WIB

Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Berita Terbaru