Daftar 10 Barang Ekspor RI ke AS yang Paling Terpengaruh Kebijakan Tarif Trump

- Jurnalis

Sabtu, 5 April 2025 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Donald Trump

Presiden Donald Trump

1TULAH.COM – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah memberlakukan kebijakan tarif impor baru yang berdampak pada sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Dalam daftar yang diumumkan pada Rabu, 2 April, Indonesia dikenai tarif imbal balik sebesar 32 persen.

Pengenaan tarif tinggi ini diprediksi akan berdampak besar terhadap sejumlah komoditas ekspor utama Indonesia ke Amerika Serikat.

Berdasarkan laporan dari CNN Indonesia, terdapat sepuluh komoditas yang diperkirakan paling terdampak, yakni mesin dan perlengkapan elektrik (US$4,18 miliar), pakaian rajutan (US$2,48 miliar), alas kaki (US$2,39 miliar), pakaian non-rajutan (US$2,12 miliar), lemak dan minyak hewani maupun nabati (US$1,78 miliar), produk karet dan turunannya (US$1,685 miliar), perabot rumah tangga dan alat penerangan (US$1,432 miliar), produk perikanan seperti ikan dan udang (US$1,09 miliar), mesin dan peralatan mekanis (US$1,01 miliar), serta produk olahan dari daging dan ikan (US$788 juta).

Baca Juga :  Dibidik KPK Terkait Kasus OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Antoni Buka Suara Soal Aliran Dana HPT

Pengenaan tarif ini dinilai sebagai respons terhadap surplus perdagangan Indonesia terhadap Amerika Serikat yang mencapai US$14,34 miliar sepanjang tahun 2024, berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan RI.

Baca Juga :  Fenomena Gelar Budaya Elite Politik, Sosiolog: Alat Dongkrak Karisma dan Citra

Komoditas mesin dan perlengkapan elektronik tercatat sebagai penyumbang surplus terbesar.

Selain itu, sektor tekstil juga berkontribusi signifikan dengan nilai ekspor mencapai US$7 miliar, mencakup pakaian rajutan, alas kaki, dan pakaian non-rajutan.

Di sisi lain, ekspor Indonesia ke AS untuk perabotan rumah tangga, alat penerangan, serta mesin mekanis lainnya juga dinilai berisiko mengalami penurunan daya saing akibat tambahan beban tarif tersebut.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Polri Terima Penghargaan dari Kemenhaj atas Kontribusi dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026
Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu dan Ekstasi di Bakauheni
Sengit! Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026
Sempat Hilang Beberapa Hari, Aiptu Sumaryanto Ditemukan Gugur di Sungai Rantau Asem Katingan
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers
Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?
Dibidik KPK Terkait Kasus OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Antoni Buka Suara Soal Aliran Dana HPT
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:40 WIB

Polri Terima Penghargaan dari Kemenhaj atas Kontribusi dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:36 WIB

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu dan Ekstasi di Bakauheni

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Sengit! Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:26 WIB

Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WIB

Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:26 WIB

Dibidik KPK Terkait Kasus OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Antoni Buka Suara Soal Aliran Dana HPT

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:18 WIB

Tragedi Tumbang Kalemei: Satu Polisi Gugur, Dua Hilang Saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan

Berita Terbaru