Gempa Bumi Dahsyat Guncang Myanmar, Ribuan Korban Jiwa dan Luka, Bantuan Internasional Mengalir

- Jurnalis

Selasa, 1 April 2025 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan runtuh usai gempa di Myanmar (x.com)

Bangunan runtuh usai gempa di Myanmar (x.com)

1TULAH.COM-Gempa bumi dahsyat dengan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Sagaing, Myanmar, pada Jumat (28/3/2025), menyebabkan kerusakan parah dan ribuan korban jiwa.

Hingga Minggu (30/3/2025), otoritas Myanmar melaporkan lebih dari 1.700 orang tewas, 3.400 luka-luka, dan ratusan lainnya masih hilang. Dampak gempa ini juga dirasakan hingga negara tetangga, Thailand, dengan korban jiwa dan kerusakan yang signifikan.

Pusat Gempa dan Dampak Meluas

  • Pusat Gempa: Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), pusat gempa berada di Sagaing, dekat kota Mandalay, dengan kedalaman 10 kilometer.
  • Dampak Meluas: Guncangan kuat dirasakan di Thailand, Bangladesh, India, Laos, dan wilayah barat daya China. Bahkan, bangunan-bangunan tinggi di Bangkok, Thailand, dilaporkan roboh akibat gempa ini.
Baca Juga :  Semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polri Diharapkan Makin Profesional dan Humanis

Penyebab Gempa: Aktivitas Tektonik yang Kompleks

Myanmar terletak di wilayah dengan aktivitas tektonik yang tinggi, di mana empat lempeng tektonik utama bertemu: Lempeng Eurasia, Lempeng India, Lempeng Sunda, dan Lempeng Mikro Myanmar. Pergerakan lempeng-lempeng ini, terutama pergeseran di Patahan Sagaing, menjadi penyebab utama gempa bumi dahsyat ini.

Situasi Kritis di Myanmar

  • Korban Jiwa dan Luka: Ribuan korban jiwa dan luka-luka membebani sistem kesehatan setempat. Krematorium di Mandalay kewalahan menangani jumlah jenazah yang terus bertambah.
  • Kerusakan Infrastruktur: Banyak bangunan dan infrastruktur hancur, menyebabkan kesulitan dalam upaya penyelamatan dan penyaluran bantuan.

Bantuan Internasional Mengalir

  • Indonesia: Pemerintah Indonesia segera mengirimkan bantuan kemanusiaan, termasuk tim SAR, tim medis darurat, dan bantuan logistik senilai 1 juta dolar AS.
  • ASEAN: Negara-negara anggota ASEAN juga bergerak cepat dengan mengirimkan tim ERAT dan bantuan logistik melalui DELSA.
  • Negara Lain: Malaysia, China, Rusia, Singapura, dan negara-negara lain juga turut memberikan bantuan kepada Myanmar.
  • Bantuan dari Amerika Serikat: Amerika Serikat juga ikut mengirimkan Tim bantuan bencana untuk membantu menangani gempa dahsyat di Myanmar, dan memberikan bantuan dana sebesar 2 juta dolar AS.
Baca Juga :  Skandal Korupsi Batu Bara PLTU Naik Sidik, Polri Selidiki Keterkaitan dengan Kasus Blackout

Upaya penyelamatan dan pencarian korban hilang terus dilakukan di tengah kondisi yang sulit. Bantuan kemanusiaan dari berbagai negara dan organisasi internasional diharapkan dapat meringankan beban para korban dan membantu proses pemulihan. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Skandal Korupsi Batu Bara PLTU Naik Sidik, Polri Selidiki Keterkaitan dengan Kasus Blackout
Mengapa Pendapatan Driver Ojol Stagnan Padahal Potongan Aplikasi Sudah Turun Jadi 8 Persen?
Dikritik “Cari Aman”, Indonesia Hanya Utus Dubes ke Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran
Lebih dari Sekadar Tren: Mengapa Work-Life Balance Jadi Kebutuhan Mutlak bagi Gen Z
Polri Terima Penghargaan dari Kemenhaj atas Kontribusi dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026
Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu dan Ekstasi di Bakauheni
Sengit! Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026
Sempat Hilang Beberapa Hari, Aiptu Sumaryanto Ditemukan Gugur di Sungai Rantau Asem Katingan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:24 WIB

Skandal Korupsi Batu Bara PLTU Naik Sidik, Polri Selidiki Keterkaitan dengan Kasus Blackout

Senin, 6 Juli 2026 - 14:29 WIB

Mengapa Pendapatan Driver Ojol Stagnan Padahal Potongan Aplikasi Sudah Turun Jadi 8 Persen?

Senin, 6 Juli 2026 - 13:00 WIB

Dikritik “Cari Aman”, Indonesia Hanya Utus Dubes ke Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WIB

Lebih dari Sekadar Tren: Mengapa Work-Life Balance Jadi Kebutuhan Mutlak bagi Gen Z

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:40 WIB

Polri Terima Penghargaan dari Kemenhaj atas Kontribusi dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:36 WIB

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu dan Ekstasi di Bakauheni

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Sengit! Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 14:17 WIB

Sempat Hilang Beberapa Hari, Aiptu Sumaryanto Ditemukan Gugur di Sungai Rantau Asem Katingan

Berita Terbaru

Nanda Persada Sebut Ruben Onsu Punya Bukti Kuat dalam Gugatan Hak Asuh. Instagram @ruben_onsu

Entertainment

Sahabat Ungkap Alasan Ruben Onsu Gugat Hak Asuh Anak dari Sarwendah

Senin, 6 Jul 2026 - 20:25 WIB