Mantan Ketua KPK Abraham Samad Laporkan Bos Agung Sedayu Group ke KPK atas Dugaan Skandal Pagar Laut di Tangerang!

- Jurnalis

Sabtu, 1 Februari 2025 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad bersama sejumlah aktivis antikorupsi lainnya melaporkan Bos Agung Sedayu Group, yaitu Sugianto Kusuma alias Aguan ke KPK. (Suara.com/Dea)

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad bersama sejumlah aktivis antikorupsi lainnya melaporkan Bos Agung Sedayu Group, yaitu Sugianto Kusuma alias Aguan ke KPK. (Suara.com/Dea)

1TULAH.COM-Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, membuat gebrakan dengan melaporkan Sugianto Kusuma alias Aguan, bos besar Agung Sedayu Group, ke KPK atas dugaan keterlibatan dalam skandal sertifikat ilegal di lokasi pembangunan pagar laut di perairan Tangerang, Banten.

Laporan ini disampaikan oleh Abraham Samad pada hari Jumat (31/1/2025) yang dikenal sebagai ‘Jumat Keramat’, istilah yang dulu sering dikaitkan dengan KPK di era kepemimpinan Abraham Samad.

Abraham Samad meyakini bahwa Aguan terlibat dalam pembangunan pagar laut di laut Tangerang untuk proyek prestisius PIK 2 yang saat ini menjadi sorotan publik. Dalam laporannya ke KPK, Abraham Samad didampingi oleh sejumlah aktivis anti korupsi dan tokoh masyarakat, termasuk Said Didu, yang dikenal vokal dalam mengkritisi proyek pembangunan pagar laut ini.

Baca Juga :  Pihak Ferdy Sambo Bantah Temuan Ombudsman Soal Fasilitas Sel Mewah di Lapas Cibinong

“Kami melaporkan tentang adanya dugaan kuat suap dan gratifikasi dalam penerbitan sertifikat di atas laut. Yang diduga kuat dilakukan oleh Agung Sedayu Group dan anak perusahaannya,” kata Abraham di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (31/1/2025).

Abraham Samad juga meminta agar KPK tidak ragu untuk memeriksa Aguan, meskipun yang bersangkutan dikenal sebagai pengusaha yang ‘kebal hukum’. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah mengumpulkan banyak data yang siap diserahkan ke KPK untuk membantu mempercepat proses penyelidikan.

“Oleh karena itu, kita meminta supaya KPK tidak usah khawatir memanggil orang yang merasa dirinya kuat selama ini, yaitu Aguan,” tegas Abraham.

Baca Juga :  Setahun Berjuang Lawan Sakit, Guruh Soekarnoputra Mengembuskan Napas Terakhir di RS Siloam

Laporan Abraham Samad ini tentu menjadi pukulan telak bagi Agung Sedayu Group dan Aguan. Kasus ini juga menjadi ujian bagi KPK dalam menangani kasus korupsi yang melibatkan tokoh-tokoh besar.

Laporan Abraham Samad ini berpotensi untuk membuka tabir skandal yang lebih besar terkait dengan proyek pembangunan pagar laut di Tangerang. Jika terbukti bersalah, Aguan dan pihak-pihak terkait lainnya dapat dijerat dengan hukuman yang berat. Kasus ini juga dapat mempengaruhi reputasi Agung Sedayu Group dan PIK 2 di mata publik. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Kemenimipas Bongkar Temuan Sidak di Lapas Cibinong: Pintu Sel Diperiksa Satu per Satu!
Membaca Dinamika Gambut Indonesia: Mengapa Matematika dan Pemodelan Sains Menjadi Kunci Menjaga Keseimbangan Karbon Bumi
Setahun Berjuang Lawan Sakit, Guruh Soekarnoputra Mengembuskan Napas Terakhir di RS Siloam
Soroti Kesenjangan Infrastruktur, DPRD Kalteng sebut 61 Persen Jalan Kabupaten/Kota Belum Mantap
Pihak Ferdy Sambo Bantah Temuan Ombudsman Soal Fasilitas Sel Mewah di Lapas Cibinong
Heriyus: MTQ XI Harus Jadi Momentum Mengamalkan Nilai Al-Qur’an
Diduga Peras Indomaret hingga Minta Diskon Rumah 70 Persen, Bupati Gowa Jadi Tersangka Korupsi
DPRD Kalteng Minta Pelayanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Diprioritaskan, Jarak Jangan Jadi Penghalang
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 09:28 WIB

Kemenimipas Bongkar Temuan Sidak di Lapas Cibinong: Pintu Sel Diperiksa Satu per Satu!

Minggu, 27 September 2026 - 09:17 WIB

Membaca Dinamika Gambut Indonesia: Mengapa Matematika dan Pemodelan Sains Menjadi Kunci Menjaga Keseimbangan Karbon Bumi

Sabtu, 26 September 2026 - 09:14 WIB

Setahun Berjuang Lawan Sakit, Guruh Soekarnoputra Mengembuskan Napas Terakhir di RS Siloam

Sabtu, 26 September 2026 - 05:15 WIB

Soroti Kesenjangan Infrastruktur, DPRD Kalteng sebut 61 Persen Jalan Kabupaten/Kota Belum Mantap

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

Heriyus: MTQ XI Harus Jadi Momentum Mengamalkan Nilai Al-Qur’an

Jumat, 25 September 2026 - 16:10 WIB

Diduga Peras Indomaret hingga Minta Diskon Rumah 70 Persen, Bupati Gowa Jadi Tersangka Korupsi

Jumat, 25 September 2026 - 13:45 WIB

DPRD Kalteng Minta Pelayanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Diprioritaskan, Jarak Jangan Jadi Penghalang

Jumat, 25 September 2026 - 13:19 WIB

Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional 25–27 September 2026 Adalah Hoaks

Berita Terbaru

Tim Satgas Gabungan melakukan pemadaman dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah sebagai bagian dari penanganan darurat karhutla, Sabtu (27/9/26).

Palangkaraya

Karhutla Kalteng Masih Kritis, 13.435 Personel Gabungan Dikerahkan

Minggu, 27 Sep 2026 - 22:20 WIB