Apa Kabar Proyek Food Estate di Gunung Mas Milik Kemenhan? Ganjar Pranowo Sentil Anggaran Raksasa

- Jurnalis

Sabtu, 11 Januari 2025 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan Food Estate di Humbang Hasundutan. (Dok: Kementerian PUPR)

Pembangunan Food Estate di Humbang Hasundutan. (Dok: Kementerian PUPR)

1TULAH.COM-Eks Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan kritik tentang food estate. Menurutnya, proyek dengan anggaran raksasa itu malah hanya melahirkan petaka.

Diketahui, food estate atau lumbung pangan berada di bawah kepemimpinan berbagi kementerian termasuk Kementerian Pertahanan yang kala itu di bawah Prabowo Subianto.

“Dalam 6 tahun terakhir sejak tahun 2019 pemerintah telah mengalokasikan anggaran Rp539,7 triliun untuk program food estate,” kata Ganjar, dikutip dari akun X miliknya pada Jumat (10/1/2025).

Baca Juga :  Atasi Dampak Karhutla, PC GP Ansor dan IWO Barito Timur Bagi-Bagi Masker ke Warga

“Proyek dengan anggaran raksasa hanya melahiran petaka,” imbuhnya. Ganjar menyebut ada berbagai hal yang membuat food estate gagal.

“Pertama salah memilih lahan, kita semua tahu bahwa tanah adalah faktor terpenting pertanian. Di Kalimantan Tengah memaksakan kawasan gambut dan kawasan hutan lindung menjadi lahan pertanian,” ujarnya.

Menurut Ganjar setidaknya di kawasan Tewai Baru, 700 ribu tutupan pohon hilang demi proyek ini. Sementara di Gunung Mas, 18 ribu hektar habibat orangutan terancam.

Baca Juga :  Jadwal Lengkap MotoGP Jepang 2026: Sengitnya Rivalitas Jorge Martin dan Marc Marquez di Motegi

“Dengan anggaran kurang lebih Rp 539,7 triliun untuk membangun ketahanan pangan, impor beras dan jagung kita justru meningkat. Saya kira itu kegagalan kebijakan, jika pemerintah sekarnag tetap mau melanjutkan proyek tersebut kita perlu mengingatkan jangan melanjutkan kegagalan sebelumnya,” kata Ganjar. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Prabowo Buka Suara Soal Perlawanan Koruptur Saat Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun
MK Tegaskan Tak Berwenang Diskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres
Putusan Akhir Sidang PHPU 2026: MK Tegaskan Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka
DPR Sahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Penahanan Ijazah Resmi Dilarang!
Diisukan Gantikan Gibran di Tengah Sidang MK, Begini Respons Puan Maharani
DPRD Kalteng Dukung Rencana Gubernur Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla 30 Hari
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tumbangkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti
HUT TNI ke-81, Polres Murung Raya Perkuat Sinergi Bersama Yonif TP 883
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Prabowo Buka Suara Soal Perlawanan Koruptur Saat Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:40 WIB

MK Tegaskan Tak Berwenang Diskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:33 WIB

Putusan Akhir Sidang PHPU 2026: MK Tegaskan Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Diisukan Gantikan Gibran di Tengah Sidang MK, Begini Respons Puan Maharani

Selasa, 6 Oktober 2026 - 04:08 WIB

DPRD Kalteng Dukung Rencana Gubernur Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla 30 Hari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 03:49 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tumbangkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:50 WIB

HUT TNI ke-81, Polres Murung Raya Perkuat Sinergi Bersama Yonif TP 883

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Pelantikan Kepala BRAN Menuai Kritik: Penunjukan Komjen Dedi Prasetyo Dinilai Bermasalah

Berita Terbaru