Nasib Google Ditangan Donald Trump Usai Menangi Pilpres AS 2024

- Jurnalis

Kamis, 7 November 2024 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kantor Google (sumber; suara.com)

Ilustrasi Kantor Google (sumber; suara.com)

 

1TULAH.COM – Donald Trump berhasil memenangkan Pemilihan Presiden AS dengan mengumpulkan 277 suara electoral college, dan diperkirakan akan membawa perubahan kebijakan dibandingkan pemerintahan Joe Biden.

Di sektor teknologi, Trump kemungkinan akan menunda beberapa kasus anti-monopoli yang digiatkan oleh Biden, termasuk kemungkinan pembatalan rencana pemecahan bisnis Google terkait dominasinya di mesin pencari.

Meski Trump tetap akan melanjutkan sejumlah kasus yang dihadapi raksasa teknologi, dia pernah menyatakan bahwa memecah Google bukanlah solusi ideal.

Dalam sebuah acara di Chicago, Trump menekankan bahwa yang terpenting adalah memastikan persaingan yang sehat tanpa harus membubarkan bisnis Google.

Saat ini, Departemen Kehakiman AS (DOJ) sedang menangani dua kasus anti-monopoli terhadap Google, mencakup layanan mesin pencari dan bisnis iklan digital.

DOJ juga mengajukan gugatan terhadap Apple, sementara Komisi Perdagangan Federal (FTC) melayangkan tuntutan terhadap Meta Platforms dan Amazon.

DOJ telah mengusulkan beberapa solusi untuk kasus Google, termasuk meminta Google melakukan divestasi pada unit bisnis tertentu, seperti browser Chrome Web, serta menghentikan kesepakatan yang menjadikan mesin pencarinya sebagai layanan default di perangkat seperti iPhone.

Sidang terkait solusi ini baru dijadwalkan pada April 2025, dengan putusan akhir kemungkinan keluar pada Agustus 2025, saat Trump telah menjabat kembali.

Menurut William Kovacic, profesor hukum dari Washington University, Trump memiliki kesempatan untuk mengendalikan arah kebijakan DOJ dalam menangani kasus anti-monopoli terhadap Google.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Sengit! Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026
Lumpuh Akibat Cuaca Ekstrem, Gelombang Panas AS Tekan Jaringan Listrik dan Transportas
Piala Dunia 2026: Maroko Depak Belanda, Jalanan Amsterdam dan Utrecht Diwarnai Kerusuhan
Eropa Membara! Gelombang Panas Ekstrem Tewaskan 1.300 Orang, Suhu Jerman Pecah Rekor 41,7°C
Banjir Kritik! Jet Pribadi Presiden FIFA Terbangkan 516 Ton Emisi Karbon di Piala Dunia 2026
Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 589 Jiwa, Ratusan Gempa Susulan Masih Mengancam!
Selat Hormuz Diblokade Lagi, Pertemuan Damai JD Vance dan Iran di Swiss Tegang
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Sengit! Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:44 WIB

Lumpuh Akibat Cuaca Ekstrem, Gelombang Panas AS Tekan Jaringan Listrik dan Transportas

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:46 WIB

Piala Dunia 2026: Maroko Depak Belanda, Jalanan Amsterdam dan Utrecht Diwarnai Kerusuhan

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:38 WIB

Eropa Membara! Gelombang Panas Ekstrem Tewaskan 1.300 Orang, Suhu Jerman Pecah Rekor 41,7°C

Senin, 29 Juni 2026 - 06:14 WIB

Banjir Kritik! Jet Pribadi Presiden FIFA Terbangkan 516 Ton Emisi Karbon di Piala Dunia 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:33 WIB

Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:37 WIB

Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 589 Jiwa, Ratusan Gempa Susulan Masih Mengancam!

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Selat Hormuz Diblokade Lagi, Pertemuan Damai JD Vance dan Iran di Swiss Tegang

Berita Terbaru