Yogyakarta Jadi Sorotan Dunia: Toleransi Tinggi Ajak Perancis dan India Kerja Sama

- Jurnalis

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedutaan Perancis melakukan pertemuan dengan Gubenur DIY, Sri Sultan HB X di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat (25/10/2024). [Kontributor Suarajogja.id/Putu]

Kedutaan Perancis melakukan pertemuan dengan Gubenur DIY, Sri Sultan HB X di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat (25/10/2024). [Kontributor Suarajogja.id/Putu]

1TULAH.COM-Yogyakarta, kota budaya yang kaya akan keberagaman, kembali menjadi pusat perhatian dunia. Kali ini, bukan hanya karena keindahan alam dan kekayaan budayanya, melainkan karena tingkat toleransi yang tinggi di kota ini.

Toleransi yang terjaga dengan baik di Yogyakarta telah menarik minat dua negara besar, yaitu Perancis dan India, untuk menjalin kerja sama di bidang keagamaan dan kebudayaan.

Kedutaan besar Perancis dan India melakukan pertemuan dengan Gubenur DIY, Sri Sultan HB X di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat (25/10/2024) kemarin.

Datang secara bergantian, Penasihat Urusan Agama Kementerian Eropa dan Luar Negeri Perancis, Jean Christophe Peaucelle dan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty menyampaikan penjajakan kerjasama dengan DIY.

Bukan tanpa alasan, Pemerintah Perancis maupun India melihat Yogyakarta menjadi salah satu propinsi di Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. Karenanya kedua negara menawarkan kerjasama di bidang keagamaan, kebudayaan dan pendidikan serta ekonomi.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DIY, Agus Priono mengungkapkan, Perancis sangat tertarik untuk menjalin kerja sama lebih dalam dengan DIY. Khususnya dalam bidang keagamaan, kebudayaan, dan pendidikan.

Baca Juga :  Kritik Keras Komisi I DPR Soal Pembubaran Film Pesta Babi: Itu Hak Konstitusional Warga!

“Mereka sangat tertarik dengan Yogyakarta. Karena menurutnya, Yogyakarta ini sangat menjaga dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. Mereka sangat tertarik untuk mengembangkan kerja sama lebih lanjut dengan DIY,” kata dia dikutip Sabtu (26/10/2024).

Agus menyampaikan, Yogyakarta sudah terbiasa melaksanakan dialog lintas agama. Bahkan beberapa tahun lalu kerjasama bidang keagamaan digelar dengan Pemerintah Jerman dan Amerika Serikat.

Mengapa Yogyakarta?

Yogyakarta dikenal sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai pluralisme. Keberagaman suku, agama, dan budaya hidup berdampingan secara harmonis. Hal ini membuat Yogyakarta menjadi contoh nyata bagi kota-kota lain di Indonesia, bahkan di dunia, tentang bagaimana cara membangun masyarakat yang toleran dan inklusif.

Kerjasama dengan Perancis dan India

Baik Perancis maupun India memiliki ketertarikan yang besar untuk belajar dari pengalaman Yogyakarta dalam membangun kerukunan umat beragama. Kedua negara ini melihat potensi besar dalam menjalin kerja sama dengan Yogyakarta, terutama dalam bidang:

  • Dialog antaragama: Menyelenggarakan kegiatan dialog antaragama untuk memperkuat pemahaman dan toleransi antar umat beragama.
  • Pertukaran budaya: Mengadakan pertukaran pelajar, seniman, dan budayawan untuk memperkaya khazanah budaya masing-masing negara.
  • Pengembangan pariwisata berbasis budaya: Mengembangkan potensi wisata berbasis budaya yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi.
Baca Juga :  Rakerda TP-PKK Murung Raya Fokus Pemberdayaan dan Kesejahteraan

Manfaat Kerja Sama

Kerja sama antara Yogyakarta dengan Perancis dan India diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas, antara lain:

  • Meningkatkan citra Yogyakarta di mata dunia: Yogyakarta akan semakin dikenal sebagai kota yang toleran dan terbuka bagi kerja sama internasional.
  • Mendorong pengembangan pariwisata: Sektor pariwisata di Yogyakarta akan semakin berkembang dengan adanya kunjungan wisatawan dari Perancis dan India.
  • Memperkuat jaringan kerja sama internasional: Yogyakarta akan memiliki jaringan kerja sama yang lebih luas dengan negara-negara lain.
  • Menginspirasi kota-kota lain: Yogyakarta dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia dan dunia dalam membangun masyarakat yang toleran.

Toleransi yang tinggi di Yogyakarta telah menjadikan kota ini sebagai magnet bagi negara-negara lain. Kerja sama dengan Perancis dan India merupakan langkah yang tepat untuk memperkuat posisi Yogyakarta sebagai pusat dialog antaragama dan kebudayaan.

Melalui kerja sama ini, diharapkan nilai-nilai toleransi dan keberagaman dapat semakin tertanam dalam masyarakat. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Kapolda Metro Jaya Naik Pangkat, Tindak Lanjut Sesuai Arahan Presiden
Polisi Tangkap Dua Pelaku Begal Penembak Bripka Arya Supena Hingga Meninggal
Dongkrak Sektor Strategis, DPRD Kalteng Soroti Hilirisasi hingga Kewajiban Plasma Perkebunan
Sakit Hati Mendiang Epy Kusnandar Didoakan ‘Mampus’, Karina Ranau Adukan Netizen ke Polres Jaksel
Menanti Magis Thomas Tuchel: Prediksi Starting XI dan Kesiapan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
Sempat Mangkir, Kejagung Akhirnya Ringkus Aktor Intelektual Korupsi Tambang PT AKT di Murung Raya
PWI Murung Raya Bangun Kekompakan Tim Menuju Turnamen Futsal DAS Barito dan Gunung Mas
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Nyatakan Siap Minta Maaf Langsung
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:33 WIB

Kapolda Metro Jaya Naik Pangkat, Tindak Lanjut Sesuai Arahan Presiden

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:31 WIB

Polisi Tangkap Dua Pelaku Begal Penembak Bripka Arya Supena Hingga Meninggal

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:40 WIB

Dongkrak Sektor Strategis, DPRD Kalteng Soroti Hilirisasi hingga Kewajiban Plasma Perkebunan

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:04 WIB

Menanti Magis Thomas Tuchel: Prediksi Starting XI dan Kesiapan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:58 WIB

Sempat Mangkir, Kejagung Akhirnya Ringkus Aktor Intelektual Korupsi Tambang PT AKT di Murung Raya

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:50 WIB

PWI Murung Raya Bangun Kekompakan Tim Menuju Turnamen Futsal DAS Barito dan Gunung Mas

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:14 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Nyatakan Siap Minta Maaf Langsung

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:06 WIB

Kabar Penangkapan Syekh Ahmad Al Misry Hoaks, Polri: Posisinya Masih Dilacak!

Berita Terbaru

Foto Ketua DPRD Barut, Hj Merry Rukaini

DPRD BARUT

Pimpinan dan Anggota DPRD Barut Hadir dalam Rakor KPK

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:57 WIB