Elon Musk Ramal Perang Saudara Pecah, Ini Respons Inggris

- Jurnalis

Selasa, 6 Agustus 2024 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Elon Musk(Sumber: Instagram elon.musk_oficial)

Elon Musk(Sumber: Instagram elon.musk_oficial)

 

1TULAH.COM – Miliarder Elon Musk baru-baru ini memicu kontroversi dengan meramalkan Inggris menuju perang saudara menyusul protes anti-migran yang terjadi di negara tersebut. Kerusuhan dipicu oleh insiden penikaman terhadap tiga anak di Southport oleh seorang remaja imigran Rwanda berusia 17 tahun.

Demonstrasi kekerasan juga terjadi di Manchester, Liverpool, dan Birmingham, dengan masjid-masjid diserang, kantor polisi digeledah, dan kendaraan serta bangunan dibakar.

Musk berspekulasi bahwa gelombang kekerasan yang hampir tidak terkendali ini menunjukkan Inggris menuju perang saudara.

Namun, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer langsung membantah komentar Musk dan menegaskan bahwa tidak ada pembenaran untuk komentar tersebut.

Starmer juga mengumumkan tindakan keras terhadap kekerasan, baik online maupun offline, dan menyatakan bahwa serangan terhadap masjid atau komunitas Muslim tidak akan ditoleransi.

Starmer menegaskan kembali komitmennya untuk mengerahkan pasukan publik, meningkatkan peradilan pidana, dan menerapkan hukum pidana secara ketat.

Lebih dari 400 orang telah ditangkap sejak kerusuhan dimulai, dan beberapa negara telah mengeluarkan peringatan perjalanan ke Inggris untuk warga negara mereka.

Kerusuhan di Southport dimulai setelah penangkapan Axel Rudakubana, yang didakwa membunuh tiga anak perempuan dan melakukan 10 percobaan pembunuhan.

Misinformasi yang menyebar di internet menyebut bahwa Rudakubana adalah pengungsi Muslim, padahal dia lahir di Cardiff dari orang tua Rwanda.

Influencer kontroversial Andrew Tate turut memanaskan situasi dengan menyatakan bahwa penyerang adalah imigran gelap, memperkeruh suasana yang sudah tegang.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Sengit! Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026
Lumpuh Akibat Cuaca Ekstrem, Gelombang Panas AS Tekan Jaringan Listrik dan Transportas
Piala Dunia 2026: Maroko Depak Belanda, Jalanan Amsterdam dan Utrecht Diwarnai Kerusuhan
Eropa Membara! Gelombang Panas Ekstrem Tewaskan 1.300 Orang, Suhu Jerman Pecah Rekor 41,7°C
Banjir Kritik! Jet Pribadi Presiden FIFA Terbangkan 516 Ton Emisi Karbon di Piala Dunia 2026
Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 589 Jiwa, Ratusan Gempa Susulan Masih Mengancam!
Selat Hormuz Diblokade Lagi, Pertemuan Damai JD Vance dan Iran di Swiss Tegang
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Sengit! Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:44 WIB

Lumpuh Akibat Cuaca Ekstrem, Gelombang Panas AS Tekan Jaringan Listrik dan Transportas

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:46 WIB

Piala Dunia 2026: Maroko Depak Belanda, Jalanan Amsterdam dan Utrecht Diwarnai Kerusuhan

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:38 WIB

Eropa Membara! Gelombang Panas Ekstrem Tewaskan 1.300 Orang, Suhu Jerman Pecah Rekor 41,7°C

Senin, 29 Juni 2026 - 06:14 WIB

Banjir Kritik! Jet Pribadi Presiden FIFA Terbangkan 516 Ton Emisi Karbon di Piala Dunia 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:33 WIB

Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:37 WIB

Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 589 Jiwa, Ratusan Gempa Susulan Masih Mengancam!

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Selat Hormuz Diblokade Lagi, Pertemuan Damai JD Vance dan Iran di Swiss Tegang

Berita Terbaru